PLN Palangka Raya diancam aksi demonstrasi selama sebulan oleh GPG setelah enam poin tuntutan yang diajukan dalam dialog di Rujab Gubernur Kalteng tidak mendapat komitmen tertulis dari pihak PLN.
Saat aksi damai di Kantor PLN, seorang peternak ayam di Kalteng mengaku merugi setelah sekitar 400 ekor ayam mati akibat pemadaman listrik yang mengganggu suplai oksigen di kandang.
Massa Gerakan Palangka Raya Gelap menolak dialog virtual dan mendesak General Manager PLN hadir langsung untuk menjawab keluhan terkait pemadaman listrik bergilir.