Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya. Memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat.
DPRD Kota Palangka Raya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menyusun agenda kerja satu bulan ke depan dengan fokus pada penguatan pengawasan serta penyelesaian dua rancangan peraturan daera
Kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Palangka Raya mulai menunjukkan perbaikan pada Minggu (10/5/2026).
Kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur normal setelah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pertamina dan pengelola SPBU.
Pemerintah Kota Palangka Raya, mulai menyoroti perbedaan harga bahan bakar minyak (BBM) eceran yang mencapai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per liter di tengah upaya normalisasi distribusi BBM.
Pemerintah Kota Palangka Raya menetapkan tujuh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) akan beroperasi selama 24 jam sebagai upaya mengurai antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi
Pemerintah Kota Palangka Raya meminta pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax sebanyak 205 kiloliter (KL) per hari menjadi kuota tetap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mencegah antrean
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Menyebut antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU mulai melonggar setelah dilakukan penambahan pasokan dan pengaturan distribusi sejak Sabtu (9/5/2026
Pemerintah Kota Palangka Raya minta Pertamina lakukan kebijakan sementara berupa penghapusan penggunaan barcode bagi kendaraan roda dua pengguna BBM subsidi jenis Pertalite.
Tim gabungan Pemerintah Kota Palangka Raya memasang spanduk pemberitahuan di sejumlah SPBU. Salah satunya di SPBU Jalan Soekarno, Kamis malam (7/5/2026), guna mengimbau masyarakat agar tidak melakukan