Mendekati Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghimbau kepada satuan pendidikan setempat untuk tidak menolak calon peserta didik penyandang disabilitas. Akomodasi yang layak akan diberikan dan pihaknya akan membentuk unit layanan disabilitas di sekolah.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotim, Sanggul Lumban Gaol mengatakan, pencegahan konflik ini harus dilakukan oleh berbagai pihak. Baik pemerintah daerah, pihak keamanan, hingga tokoh-tokoh masyarakat.
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor. Mengatakan bahwa dirinya bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengajukan gugatan ke Mahkamah konstitusi (MK)
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Telah menerbitkan surat edaran (SE) sebagai acuan bagi sekolah terkait aturan penerimaan peserta didik baru (PPDB), Karena berdasarkan kalender pendidikan PPDB untuk tahun ajaran 2024/2025 akan dimulai pada bulan Mei 2024 ini.
Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai pimpinan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor yang kini masih memegang mandat sebagai Bupati Kotim terus berfokus untuk menyelesaikan tugasnya. Ia masih berfokus dalam menyelesaikan hutang penbangunan dan tugas-tugas pokoknya di akhir masa jabatan ini.
Banjir yang menggenang beberapa wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini berangsur surut. Curah hujan yang menurun menjadi salah satu faktor banjir di Kotim berangsur surut.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengingatkan pengusaha yang ada di daerah ini wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) yang merupakan hak pekerja, sebelum atau H-7 lebaran 1445 Hijriah.
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor mengatakan saat ini sedang tren masyarakat menuntut kewajiban plasma terhadap perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi di wilayah ini, hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan1445 Hijriah di Kecamatan Telawang.
Bulan Maret ini, sebagian petani yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memasuki masa panen pada musim tanam 1 (MT 1). Para petani yang sebagian besar berada di wilayah selatan Kotim yang meliputi Teluk Sampit dan Pulau Hanaut itu diharapkan dapat menekan harga beras yang sekarang melambung tinggi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendeteksi lima titik panas atau hotspot yang ada diwilayah ini. Kelima titik panas tersebut akan terus dimonitoring oleh BPBD Kotim untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).