Seorang pria berinsial K yang diduga memiliki ketergangguan jiwa (ODGJ), mendadak membuat onar dan meresahkan warga di Jalan Bukit Keminting II, Kota Palangka Raya, Kamis malam, (20/3/2025).
Viral di media sosial video memperlihatkan Bobon Santoso membuat es takjil raksasa untuk sekitar 3 ribu orang. Namun sayangnya, disaat minuman itu sudah hampir jadi, ada ODGJ yang tiba-tiba masuk ke dalamnya dan menjadikannya seperti kolam renang.
Masalah sosial di Kota Palangka Raya kian kompleks. Keberadaan anak punk, pengemis, badut jalanan, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), hingga lansia terlantar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Guna mencari solusi terbaik, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya menggelar Forum Konsultasi Publik pada 11 Februari 2025.Â
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Riduan. Mengatakan. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Palangka Raya memiliki akses terbatas terhadap obat.
Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membutuhkan penanganan melalui layanan darurat 112.
Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program khusus penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Les. Memberikan apresiasi atas kesigapan tim gabungan Pemerintah Kota dalam menangani Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan.
Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera meningkatkan program penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan-jalan kota.
Seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya, diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) duduk di kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, tanpa menggunakan baju, Selasa, (3/9/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.