Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di beberapa fasilitas umum belakangan ini dinilai mulai meresahkan warga dan mengganggu ketertiban umum. Salah satunya yang terjadi di Kabupaten Barito Uta
Fenomena Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalanan Kota Banjarmasin masih menjadi persoalan serius. Hampir setiap hari, Satpol PP menerima laporan warga terkait ODGJ yang dianggap
Dinsos Barsel menggencarkan program bantuan sosial 2026, mulai dari bantuan individu, penanganan ODGJ, hingga dukungan bagi anak bermasalah, dengan prioritas utama masyarakat kurang mampu.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti menekankan pentingnya kesigapan Pemerintah Daerah dalam menangani kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dinilai meresahkan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menekankan pentingnya respons tanggap darurat dari Pemerintah Daerah serta instansi terkait terhadap informas
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sakit (RS) Kabupaten Murung Raya Kota Puruk Cahu hingga kini masih belum memiliki Poli Jiwa (Poli Klinik Kesehatan Jiwa).
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie menyoroti secara serius kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria di Desa Olong Siron, Kecamatan Tanah Siang, 16 Januari 2026 lalu.
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi menyerukan kepada seluruh masyarakat Murung Raya untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Dinas Sosial Kota Palangka Raya memastikan pendatang bermasalah sosial, termasuk ODGJ dan warga sakit tanpa keluarga, mendapat penanganan medis dan sosial hingga kondisi stabil sebelum dipulangkan ke