Bidang perikanan tangkap Dislutkan Kalteng memaparkan tiga fokus utama bidang untuk menjaga keberlanjutan usaha nelayan sekaligus melestarikan sumber daya perikanan daerah.
Dislutkan Kalteng melalui bidang perikanan tangkap turut memfasilitasi legalitas usaha nelayan. Hal ini menjadi salah satu upaya penting agar nelayan terlindungi secara hukum.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni mengingatkan masyarakat mengenai bahaya destructive fishing yang masih menjadi ancaman serius terhadap kelestarian ekosistem perairan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sri Widanarni, S.I.P, M.Si, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Dislutkan Kalteng terus berinovasi dalam pengelolaan perikanan. Salah satunya penerapan E-BKP yang digunakan untuk mengidentifikasi kapal perikanan berikut pemiliknya.
Kapal penangkap ikan di Kalimantan Tengah tak sekadar alat produksi, melainkan juga simbol budaya masyarakat pesisir. Hal itu disampaikan Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni.
Lampu sebagai alat bantu penangkapan ikan terbukti sangat membantu nelayan Kalteng. Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menyebut lampu mampu mengumpulkan ikan dengan memanfaatkan cahaya.
Tidak semua rumpon berfungsi sama. Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, memaparkan bahwa ada dua jenis rumpon yang sah digunakan nelayan, yaitu rumpon hanyut dan rumpon menetap.