Pemprov Kalteng melalui Dislutkan mengikuti rangkaian Harkannas Tingkat Nasional Ke-12 yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (21/11/2025).
menggelar kegiatan Pasar Penyeimbang di halaman Kantor Dislutkan Kalteng dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional, mulai 5 hingga 13 November 2025.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, menegaskan bahwa penempatan rumpon sebagai alat bantu penangkapan ikan memiliki aturan ketat yang wajib dipatuhi nelayan.
Dislutkan Kalteng menyampaikan bahwa penggunaan Alat Bantu Penangkapan Ikan (ABPI) kini telah diatur secara resmi melalui Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor 36 Tahun 2023.
Dislutkan Kalteng menegaskan bahwa aturan penempatan alat tangkap ikan bukanlah sekadar pembatasan, melainkan upaya untuk menjaga produktivitas nelayan sekaligus keberlanjutan sumber daya laut.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyampaikan Permen KKP No. 36 Tahun 2023 mengatur dengan tegas mengenai penggunaan alat penangkapan ikan (API) yang ramah lingkungan.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, mendorong kabupaten/kota untuk bersinergi dalam meningkatkan produksi dan memperkuat hilirisasi sektor perikanan.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyoroti poin penting dalam Peraturan Menteri (Permen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) No. 36 Tahun 2023.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menegaskan pentingnya pemahaman nelayan terhadap jalur penangkapan ikan yang diatur dalam Permen KKP nomor 36 tahun 2023.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri WIdanarni menegaskan Permen KKP Nomor 36 tahun 2023 merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga kelestarian ikan dan lingkungan perairan Indonesia.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, mengatakan kegiatan bersih pantai diharapkan membawa manfaat dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya kebersihan pantai.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyampaikan kegiatan bersih pantai ini menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat pesisir.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni menegaskan pihaknya bersama aparat terkait rutin melaksanakan patroli di wilayah perairan untuk mencegah destructive fishing.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, mendorong para pembudidaya ikan di daerahnya untuk kembali memanfaatkan pakan alami yang terbukti bergizi dan ramah lingkungan.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, memperingatkan pembudidaya mengenai bahaya penggunaan pakan berjamur maupun tercemar bagi kesehatan ikan dan manusia.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan praktik destructive fishing yang merusak keberlanjutan sumber daya perikanan.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni mengingatkan masyarakat mengenai bahaya destructive fishing yang masih menjadi ancaman serius terhadap kelestarian ekosistem perairan.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni berharap kegiatan pembinaan Pokmaswas yang mengusung kearifan lokal dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam menjaga kelestarian perairan di Kalteng.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyebut, pembinaan pokmaswas merupakan bentuk komitmen dan sinergi seluruh stakeholder dalam menjaga sektor kelautan dan perikanan.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyebut, Pokmaswas tidak hanya berfungsi sebagai pengawas perairan, tetapi juga sebagai teladan bagi masyarakat sekitar.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni memberikan apresiasi kepada Pokmaswas yang dinilai aktif dalam melaksanakan kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.
Kawasan konservasi perairan di Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak hanya berfungsi menjaga ekosistem laut, tetapi juga menyimpan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyebut, kawasan konservasi laut di Kalteng menjadi habitat penting bagi penyu serta berbagai biota laut lain yang dilindungi.
Sri Widanarni mengungkapkan bahwa kawasan konservasi laut di Kalteng tidak hanya menyimpan kekayaan ekologis, tetapi juga memiliki nilai sosial budaya yang tinggi bagi masyarakat pesisir.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, menegaskan bahwa kawasan konservasi perairan di Kalteng merupakan benteng terakhir kelestarian laut dan kekayaan hayati pesisir.
Peningkatan konsumsi ikan di Kalteng tidak hanya memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Wdianarni menekankan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang berperan besar dalam pencegahan stunting di Kalteng
Kepala Dislutkan KaltengSri Widanarni, menekankan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang berperan besar dalam pencegahan stunting di Kalteng.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, mengungkapkan bahwa vaksin ikan tersedia dalam beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan budidaya.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menekankan pentingnya vaksinasi ikan sebagai langkah strategis dalam mencegah potensi kerugian besar di sektor perikanan budidaya.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, meminta peran aktif masyarakat dalam mengawasi dan mencegah praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.
Dislutkan Kalteng membuka ruang business matching antara pembudidaya, UMKM, pengolah, dan buyer melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar baru-baru ini.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, menekankan pentingnya terumbu karang sebagai aset berharga bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat pesisir.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyebutkan bahwa ikan air tawar memiliki potensi ekonomi tinggi dan bisa menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Kapal penangkap ikan di Kalteng  tidak sekadar sarana melaut, tetapi juga penopang utama bagi industri perikanan laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menegaskan pihaknya terus mendorong peningkatan inovasi dan kinerja kapal penangkap ikan sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor perikanan laut.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menjelaskan bahwa E-BKP berfungsi sebagai dokumen elektronik untuk mengidentifikasi kapal perikanan di bawah maupun di atas 5 GT dan pemiliknya.
Upaya pengawasan kapal perikanan Kalteng kini diperkuat melalui penerapan E-BKP. Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menyebut dokumen digital ini menjadi identitas resmi kapal beserta pemiliknya.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyatakan bahwa Elektronik Bukti Kapal Perikanan (E-BKP) berperan penting dalam menjaga keberlangsungan perikanan di daerah.
Dislutkan Kalteng terus berinovasi dalam pengelolaan perikanan. Salah satunya penerapan E-BKP yang digunakan untuk mengidentifikasi kapal perikanan berikut pemiliknya.
Kunjungan kerja Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, ke Pelabuhan Perikanan Kumai juga menjadi momentum untuk mempertegas dukungan terhadap program strategis Kalteng Maju dan Kalteng Makmur.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, juga menggelar dialog interaktif bersama nelayan dan pelaku usaha lokal di Pelabuhan Perikanan Kumai, Senin (9/6)
Pelabuhan perikanan tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga memiliki peran sosial penting sebagai tempat pembinaan, penyuluhan, dan pengembangan masyarakat nelayan.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni mendorong penguatan fungsi pengusahaan pelabuhan perikanan agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi maritim di Kalteng.
Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menilai ikan sapan (Tor spp.) memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan perikanan di Kalteng.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, menilai ikan sapan (Tor spp.) tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memiliki makna budaya yang penting bagi masyarakat Kalimantan.
Sri Widanarni, menegaskan pentingnya pemahaman terhadap dua fungsi utama pelabuhan perikanan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.08/MEN/2012.
Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian habitat ikan sapan (Tor spp.).