Pemprov Kalteng menegaskan kekayaan intelektual sebagai instrumen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, peningkatan daya saing, serta perlindungan inovasi lokal.
Pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) di Kalimantan Tengah (Kalteng) menuai sorotan. Pengamat Ekonomi dari Universitas Palangka Raya (UPR), Fitria Husnatarina, menilai kebijakan ini dapat membatasi ruang gerak pemerintah daerah dalam berinovasi dan menjalankan program strategis.