Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menjelaskan bahwa ekonomi biru menekankan penangkapan ikan yang terukur, penguatan ekosistem maritim, serta penanganan sampah pesisir dan laut.
Meski tidak tergolong marak, praktik illegal fishing dinilai berbahaya karena dapat merusak ekosistem dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan.
Dalam upaya mengembangkan Blue Economy atau Ekonomi Biru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng melaksanakan Pelatihan dan Monitoring Evaluasi (Monev) kegiatan Penanaman Vegetasi Pantai.