Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Lamandau belakangan ini menunjukkan tren yang tidak menentu, dengan perubahan suhu yang drastis antara panas terik dan hujan mendadak.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah
Pemerintah Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah kota setempat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau menyatakan status siaga penuh dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari ke
Indonesia memasuki fase krusial menghadapi dinamika cuaca ekstrem. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani secara langsung melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa wilayah Indonesia saat ini berada
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau, Dr. Rosmawati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Cuaca ekstrem kembali mengintai Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan lebat hingga sa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia belum memasuki musim kemarau akibat dinamika atmosfer yang tidak biasa.
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda Kota Palangka Raya hingga mendekati puncak arus balik Lebaran tahun 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)