Terjadi kecelakaan perahu pompong terbalik di Sungai Barito, Desa Babai, Kecamatan Karau Kuala, Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Kejadian tersebut mengakibatkan korban pria atas nama Hari Suryadi Nata (44) yang tenggelam dan masih belum ditemukan hingga hari ini.
Upaya Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap ABK KM. Raja Cumi 2 yang terjatuh di laut Jawa, Minggu (2/6/2024) lalu tak membuahkan hasil. Sabtu (8/6/2024) kemarin, merupakan hari ke tujuh pencarian tersebut.
Hari Jumat kemarin (7/6/2024) merupakan hari kedua pencarian korban laki-laki bernama Abdurrahman (48). Dia merupakan karyawan PT. Joloy Mosak yang diduga tenggelam di Sungai Barito Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Sungai Katingan kembali memakan korban, Kali ini Roni Susanto diketahui tenggelam pada senin dini hari (3/6/2024). Berdasarkan info yang didapat pada pukul 03:00 WIB Korban bersama dengan 5 orang rekannya pulang menonton konser, mereka pulang dan menyeberangi sungai menggunakan perahu.
Sungai Barito kembali memakan korban. Kali ini Muhammad Alif, bocah 11 tahun warga Kecamatan Jenamas yang diketahui tenggelam, Jumat (31/5/2024) sore kemarin. Berdasarkan info yang digali, bahwa korban beserta tiga orang temannya berenang di kawasan pelabuhan sekitar pukul 15:00 wib.
Warga Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan atas nama Melki (42) yang tenggelam di Daerah Aliran Sungai Katingan (DAS) Kecamatan Tewang Sangalang Garing pada Sabtu (11/5/2024) lalu, ditemukan sudah tak bernyawa, Senin (13/5) dini hari.
Kerja keras Tim SAR Gabungan melakukan pencarian Aditya Dharma Santoso (20) seorang mahasiswa ULM Banjarmasin yang hilang di hutan Desa Sei Ahas, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah belum juga berhasil.
Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Palangkaraya melakukan evakuasi seorang wanita bernama Dede yang kaki terperosok ke dalam drainase dan terjepit beton drainase di Jalan Yos Sudarso, Kota Palangkaraya, Kamis (18/4/2024) malam.
Satu pesawat kargo milik maskapai Smart Air dilaporkan hilang kontak setelah lepas landas Bandara Internasional Juwata Tarakan menuju Desa Binuang, Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan, Jumat (8/3) kemarin. Diketahui, pesawat Smart Air tersebut membawa sembako dari Tarakan menuju Desa Binuang.
Pencarian korban tenggelam di sungai Kahayan beberapa hari yang lalu, kini telah memasuki hari terakhir pencarian. Pencarian yang ditargetkan selama seminggu pun dihentikan sementara.