Musim hujan yang dengan curah tinggi menyebabkan banjir terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Palangkaraya.
Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi ini dan memberikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangkaraya, Arif M. Norkim mengimbau seluruh anggota dewan dan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Palangkaraya untuk bergotong royong membantu warga yang terdampak banjir di daerah tersebut.
Banjir yang setiap tahun dialami masyarakat beberapa desa di Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas sangat dikeluhkan dan diharapkan ada langkah antisipasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, mendesak Pemerintah Kota Palangka Raya untuk segera bertindak dalam membantu warga yang terdampak banjir, terutama di wilayah yang mulai terisolasi akibat genangan air.
Pemerintah Kota Palangkaraya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memantau sejumlah titik kenaikan debit air di Kota Palangka Raya, Sabtu (30/11/2024).
Intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Lamandau meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam dan sejumlah keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.Pemkab
Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, bergerak cepat meninjau sejumlah titik genangan air yang muncul akibat curah hujan tinggi di wilayah kota.
Pemerintah Kota Palangka Raya resmi menetapkan status siaga banjir, akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Penetapan status itu diumumkan Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, Kamis (21/11).
Beberapa hari terakhir, Kabupaten Lamandau dilanda hujan deras disertai petir. Untuk itu masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir diimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan pergerakan permukiman air sungai.
Beberapa hari terakhir, Kota Palangka Raya muali diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi. Kondisi cuaca ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya banjir di beberapa wilayah kota, terutama di area yang sistem drainasenya kurang optimal.