DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas untuk mencari solusi dan langkah-langkah konkrit dalam antisipasi penanganan bencana banjir. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, SHut MM.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Ardiansyah SHut MM menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir besar yang melanda wilayah Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menekankan kepada pemerintah kabupaten dan kota dalam hal penanganan banjir untuk tidak meminta kepada pengusaha. Karena menurutnya pemerintah itu mampu dan ada anggaran yang sudah disiapkan.
Cuaca cerah dalam dua hari terakhir, mengurangi titik banjir di wilayah Kabupaten Banjar. Salah satunya adalah Desa Pengaron, Kecamatan Pengaron.
Air banjir yang sebelumnya merendam ratusan rumah warga di desa ini, sudah tidak ada lagi kemarin (28/1).
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto mengimbau pemerintah daerah melalui mitra komisi III yakni Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) untuk meningkatkan upaya pencegahan dampak buruk akibat musim hujan yang sedang melanda wilayah Kalteng.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Kahayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
Kota Palangka Raya saat ini tengah menghadapi musim penghujan dengan curah hujan yang cukup tinggi. Hujan deras yang disertai angin kencang menjadi tantangan serius, terutama bagi pengelolaan infrastruktur dan lingkungan kota.