PROKALTENG.CO – Manfaat asam jawa untuk kesehatan ternyata tak kalah dari perannya sebagai bumbu dapur. Selain memberi rasa segar pada aneka masakan, asam jawa juga dikenal bisa membantu menjaga kesehatan otak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengelola diabetes.
Buah bernama latin Tamarindus indica ini mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Di dalamnya terdapat mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, kalsium, besi, natrium, dan seng. Kombinasi zat gizi tersebut membuat asam jawa bukan sekadar pelengkap rasa, tetapi juga punya nilai kesehatan yang patut diperhitungkan.
Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Genpi.co:
1. Menjaga kesehatan otak
Salah satu manfaat asam jawa berasal dari kandungan vitamin B di dalamnya. Vitamin ini berperan penting dalam berbagai fungsi otak, mulai dari sintesis dan perbaikan DNA/RNA, regulasi gen, hingga pembentukan molekul pensinyalan.
Sejumlah penelitian menunjukkan vitamin B mampu menembus penghalang darah otak dan berperan dalam proses sintesis neurokimiawi. Artinya, asupan vitamin B yang cukup membantu mendukung kinerja dan kesehatan otak secara menyeluruh.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Selain vitamin B, asam jawa juga kaya antioksidan. Senyawa ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, baik yang terbentuk dari proses metabolisme normal maupun paparan polutan lingkungan.
Asam jawa mengandung polifenol, yaitu senyawa tanaman dengan sifat antioksidan kuat. Kandungan ini berperan mengurangi stres oksidatif dan berpotensi menekan risiko berbagai penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, osteoporosis, hingga gangguan neurodegeneratif.
3. Membantu mengelola diabetes
Bagi penderita diabetes, memilih makanan dengan indeks glikemik rendah sangat penting untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Indeks glikemik sendiri merupakan ukuran seberapa cepat makanan berbasis karbohidrat memengaruhi kadar gula darah setelah dikonsumsi.
Asam jawa termasuk dalam kategori makanan dengan indeks glikemik rendah. Artinya, proses cerna dan penyerapannya berlangsung lebih lambat sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis. Karena itu, asam jawa dinilai menjadi pilihan yang lebih aman bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. (jpg)


