27.1 C
Jakarta
Tuesday, February 3, 2026

Khasiat Konsumsi Kurma Saat Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

Buah kurma bukan hanya makanan yang disunnahkan dalam Islam saat berbuka puasa di bulan Ramadan, tapi juga kaya akan manfaat menurut kesehatan.

Para ahli gizi dan penelitian medis modern mengungkapkan bahwa kurma memiliki nutrisi penting yang dapat membantu memulihkan tubuh setelah seharian melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Kurma lebih dari sekadar makanan ringan saat berbuka puasa. Dengan kandungan gula alami untuk energi cepat, serat untuk pencernaan, antioksidan untuk kesehatan jantung, sistem imun, dan mineral elektrolit penting, kurma dapat menjadi pilihan pembuka puasa yang sangat baik dan sehat dari sudut pandang medis.

Untuk hasil terbaik, sebaiknya konsumsi 2 atau 3 butir kurma ketika azan Magrib berkumandang. Setelah itu, lanjutkan dengan minum air putih dan makanan seimbang.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang deretan manfaatnya, berikut 10 khasiat kurma sebagai makanan pembuka puasa.

  1. Mengembalikan Energi Secara Cepat

Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh untuk mengembalikan energi setelah berpuasa selama satu hari penuh. Konsumsi kurma dapat membantu tubuh bangkit dari kondisi lemas dengan cepat.

  1. Menjaga Kadar Gula Darah
Baca Juga :  Trik Psikologis Bikin Orang Otomatis Langsung Menyukaimu

Meski manis, kurma memiliki serat yang membantu tubuh menyerap gula secara bertahap. Beberapa penelitian menyatakan bahwa konsumsi kurma tidak berpengaruh buruk pada kontrol gula darah bagi penderita diabetes tipe 2, serta aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Electronic money exchangers listing
  1. Melancarkan Pencernaan

Serat dalam kurma mendukung kesehatan usus, mempermudah buang air besar, dan mencegah sembelit setelah berbuka puasa. Selain itu, mengonsumsi kurma juga memiliki manfaat untuk metabolisme secara umum.

  1. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Kurma kaya mineral, terutama kalium, magnesium, dan elektrolit lain yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Ini juga penting untuk fungsi otot dan saraf yang optimal.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan kalium dan antioksidan dalam kurma membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan sistem kardiovaskular. Selain itu, kurma juga mengandung antioksidan membantu mengurangi peradangan pembuluh darah dan meningkatkan imun tubuh.

  1. Mengandung Antioksidan Tinggi

Kurma mengandung antioksidan seperti flavonoid dan polifenol yang membantu melawan stres oksidatif, proses yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis. Antioksidan ini bekerja dengan menetralkan radikal bebas yang merusak sel, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko penyakit kronis.

  1. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga :  Ramadan sebagai Momentum Sosial, Subandi Ajak Warga Palangka Raya Saling Peduli

Vitamin dan mineral yang terkandung dalam kurma mendukung fungsi imun tubuh, membantu melindungi dari infeksi, dan penyakit umum.

Kurma mengandung vitamin B6, zat besi, magnesium, dan vitamin C, yang mendukung fungsi imun secara optimal. Selain itu, nutrisi ini juga membantu memperkuat sel-sel kekebalan tubuh melawan patogen.

  1. Mengontrol Nafsu Makan

Serat dalam kurma memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengurangi kecenderungan makan secara berlebihan saat berbuka puasa. Ini penting untuk menjaga berat badan dan kesehatan metabolik.

  1. Mendukung Kesehatan Tulang dan Mencegah Osteoporosis

Kurma mengandung mineral seperti magnesium, mangan, dan tembaga yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, mencegah osteoporosis, dan metabolisme. Konsumsi buah kurma yang kaya akan nutrisi membantu memenuhi kebutuhan harian mineral penting.

  1. Sunnah Nabi

Kurma juga dianjurkan dalam Islam sebagai buah pertama yang dikonsumsi saat berbuka puasa. Berbuka dengan kurma tidak hanya memberikan sejumlah manfaat penting bagi tubuh, tapi juga membuahkan pahala dan bernilai ibadah.(jpc)

 

Buah kurma bukan hanya makanan yang disunnahkan dalam Islam saat berbuka puasa di bulan Ramadan, tapi juga kaya akan manfaat menurut kesehatan.

Para ahli gizi dan penelitian medis modern mengungkapkan bahwa kurma memiliki nutrisi penting yang dapat membantu memulihkan tubuh setelah seharian melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Kurma lebih dari sekadar makanan ringan saat berbuka puasa. Dengan kandungan gula alami untuk energi cepat, serat untuk pencernaan, antioksidan untuk kesehatan jantung, sistem imun, dan mineral elektrolit penting, kurma dapat menjadi pilihan pembuka puasa yang sangat baik dan sehat dari sudut pandang medis.

Electronic money exchangers listing

Untuk hasil terbaik, sebaiknya konsumsi 2 atau 3 butir kurma ketika azan Magrib berkumandang. Setelah itu, lanjutkan dengan minum air putih dan makanan seimbang.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang deretan manfaatnya, berikut 10 khasiat kurma sebagai makanan pembuka puasa.

  1. Mengembalikan Energi Secara Cepat

Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh untuk mengembalikan energi setelah berpuasa selama satu hari penuh. Konsumsi kurma dapat membantu tubuh bangkit dari kondisi lemas dengan cepat.

  1. Menjaga Kadar Gula Darah
Baca Juga :  Trik Psikologis Bikin Orang Otomatis Langsung Menyukaimu

Meski manis, kurma memiliki serat yang membantu tubuh menyerap gula secara bertahap. Beberapa penelitian menyatakan bahwa konsumsi kurma tidak berpengaruh buruk pada kontrol gula darah bagi penderita diabetes tipe 2, serta aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.

  1. Melancarkan Pencernaan

Serat dalam kurma mendukung kesehatan usus, mempermudah buang air besar, dan mencegah sembelit setelah berbuka puasa. Selain itu, mengonsumsi kurma juga memiliki manfaat untuk metabolisme secara umum.

  1. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Kurma kaya mineral, terutama kalium, magnesium, dan elektrolit lain yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Ini juga penting untuk fungsi otot dan saraf yang optimal.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan kalium dan antioksidan dalam kurma membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan sistem kardiovaskular. Selain itu, kurma juga mengandung antioksidan membantu mengurangi peradangan pembuluh darah dan meningkatkan imun tubuh.

  1. Mengandung Antioksidan Tinggi

Kurma mengandung antioksidan seperti flavonoid dan polifenol yang membantu melawan stres oksidatif, proses yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis. Antioksidan ini bekerja dengan menetralkan radikal bebas yang merusak sel, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko penyakit kronis.

  1. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga :  Ramadan sebagai Momentum Sosial, Subandi Ajak Warga Palangka Raya Saling Peduli

Vitamin dan mineral yang terkandung dalam kurma mendukung fungsi imun tubuh, membantu melindungi dari infeksi, dan penyakit umum.

Kurma mengandung vitamin B6, zat besi, magnesium, dan vitamin C, yang mendukung fungsi imun secara optimal. Selain itu, nutrisi ini juga membantu memperkuat sel-sel kekebalan tubuh melawan patogen.

  1. Mengontrol Nafsu Makan

Serat dalam kurma memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengurangi kecenderungan makan secara berlebihan saat berbuka puasa. Ini penting untuk menjaga berat badan dan kesehatan metabolik.

  1. Mendukung Kesehatan Tulang dan Mencegah Osteoporosis

Kurma mengandung mineral seperti magnesium, mangan, dan tembaga yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, mencegah osteoporosis, dan metabolisme. Konsumsi buah kurma yang kaya akan nutrisi membantu memenuhi kebutuhan harian mineral penting.

  1. Sunnah Nabi

Kurma juga dianjurkan dalam Islam sebagai buah pertama yang dikonsumsi saat berbuka puasa. Berbuka dengan kurma tidak hanya memberikan sejumlah manfaat penting bagi tubuh, tapi juga membuahkan pahala dan bernilai ibadah.(jpc)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru