27.6 C
Jakarta
Wednesday, January 14, 2026

Anti Ribet, Ini 4 Cara Efektif Menghilangkan Ketombe!

KETOMBE bukan hanya gangguan estetika, tetapi juga peringatan tubuh bahwa ada masalah yang lebih serius.

Banyak orang mengaitkan ketombe dengan kebersihan yang buruk, stres, atau faktor genetik. Padahal kenyataannya jauh lebih luas.

Kulit kepala adalah sistem sensitif yang dikaitkan dengan perubahan cuaca sehari-hari, fluktuasi hormon, kosmetik, diet, dan mikroorganisme yang secara alami hidup di kulit.

Ketika keseimbangan terganggu, muncul gatal, kemerahan, dan serpihan putih.

Di sinilah kebanyakan orang melakukan kesalahan fatal, yakni hanya mengobati bukan mengatasi sumber masalahnya.

Melansir citymagazine, ada beberapa cara sederhana dan efektif yang dapat mencegah ketombe kembali.

Bersihkan kulit kepala

Electronic money exchangers listing

Salah satu penyebab ketombe yang paling umum adalah penumpukan sel-sel mati, sisa produk, dan minyak.

Kulit kepala adalah jaringan hidup yang membutuhkan ruang untuk bernapas.

Baca Juga :  Zodiak Ini Disarankan Mengarahkan Sifatnya yang Teguh ke yang Konstruktif dan Bermanfaat

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengangkat lapisan yang menyesakkan kulit.

Alih-alih pengelupasan yang agresif, pijatan lembut dengan sikat stimulasi bisa lebih efektif.

Dengan cara ini, kulit kepala lebih reseptif terhadap perawatan selanjutnya dan mudah menyerap bahan-bahan obat dari sampo dan losion.

Atasi akar penyebabnya

Ketombe bukan hanya masalah estetika. Dalam kebanyakan kasus, ketombe disebabkan oleh Malassezia fungus, yang berkembang biak ketika lapisan pelindung kulit melemah.

Dokter kulit sering merekomendasikan untuk mengganti produk perawatan rambut secara berkala agar kulit kepala tetap seimbang.

Misalnya, dua kali seminggu menggunakan sampo obat dan sisanya menggunakan formula lembut untuk perawatan netral.

Hal ini mencegah resistensi jamur, menjaga rambut tetap segar dan bersih dalam jangka waktu yang lebih lama.

Mendukung mikrobioma kulit kepala

Baca Juga :  Ternyata, Kesuksesan Bisa Dicapai Tanpa Banyak Teman, Ini 9 Perilakunya

Mikrobioma kulit kepala ibarat ekosistem tersendiri, tempat tinggal bagi bakteri baik dan bakteri jahat.

Ketika keseimbangan terganggu, gatal, kemerahan, dan pengelupasan berlebihan mulai muncul.

Sama seperti kulit wajah, kulit kepala juga sensitif terhadap bahan-bahan tertentu, jadi sebaiknya pilih produk yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga menutrisi.

Tingkatkan daya tahan tubuh

Pendekatan internal sering kali merupakan cara yang paling efektif.

Tubuh mempertahankan diri melalui sistem kekebalan dan metabolisme, yang berarti bahwa kondisi kulit kepala juga dapat diperbaiki dengan diet.

Asam lemak omega-3, seng, vitamin D, dan antioksidan memperkuat sel dan mengurangi peradangan yang memperburuk masalah ketombe.

Ketika tubuh menerima dukungan mendasar, hal ini dengan cepat tercermin pada kulit kepala, rambut, dan kesehatan secara umum. (jpg)

 

 

KETOMBE bukan hanya gangguan estetika, tetapi juga peringatan tubuh bahwa ada masalah yang lebih serius.

Banyak orang mengaitkan ketombe dengan kebersihan yang buruk, stres, atau faktor genetik. Padahal kenyataannya jauh lebih luas.

Kulit kepala adalah sistem sensitif yang dikaitkan dengan perubahan cuaca sehari-hari, fluktuasi hormon, kosmetik, diet, dan mikroorganisme yang secara alami hidup di kulit.

Electronic money exchangers listing

Ketika keseimbangan terganggu, muncul gatal, kemerahan, dan serpihan putih.

Di sinilah kebanyakan orang melakukan kesalahan fatal, yakni hanya mengobati bukan mengatasi sumber masalahnya.

Melansir citymagazine, ada beberapa cara sederhana dan efektif yang dapat mencegah ketombe kembali.

Bersihkan kulit kepala

Salah satu penyebab ketombe yang paling umum adalah penumpukan sel-sel mati, sisa produk, dan minyak.

Kulit kepala adalah jaringan hidup yang membutuhkan ruang untuk bernapas.

Baca Juga :  Zodiak Ini Disarankan Mengarahkan Sifatnya yang Teguh ke yang Konstruktif dan Bermanfaat

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengangkat lapisan yang menyesakkan kulit.

Alih-alih pengelupasan yang agresif, pijatan lembut dengan sikat stimulasi bisa lebih efektif.

Dengan cara ini, kulit kepala lebih reseptif terhadap perawatan selanjutnya dan mudah menyerap bahan-bahan obat dari sampo dan losion.

Atasi akar penyebabnya

Ketombe bukan hanya masalah estetika. Dalam kebanyakan kasus, ketombe disebabkan oleh Malassezia fungus, yang berkembang biak ketika lapisan pelindung kulit melemah.

Dokter kulit sering merekomendasikan untuk mengganti produk perawatan rambut secara berkala agar kulit kepala tetap seimbang.

Misalnya, dua kali seminggu menggunakan sampo obat dan sisanya menggunakan formula lembut untuk perawatan netral.

Hal ini mencegah resistensi jamur, menjaga rambut tetap segar dan bersih dalam jangka waktu yang lebih lama.

Mendukung mikrobioma kulit kepala

Baca Juga :  Ternyata, Kesuksesan Bisa Dicapai Tanpa Banyak Teman, Ini 9 Perilakunya

Mikrobioma kulit kepala ibarat ekosistem tersendiri, tempat tinggal bagi bakteri baik dan bakteri jahat.

Ketika keseimbangan terganggu, gatal, kemerahan, dan pengelupasan berlebihan mulai muncul.

Sama seperti kulit wajah, kulit kepala juga sensitif terhadap bahan-bahan tertentu, jadi sebaiknya pilih produk yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga menutrisi.

Tingkatkan daya tahan tubuh

Pendekatan internal sering kali merupakan cara yang paling efektif.

Tubuh mempertahankan diri melalui sistem kekebalan dan metabolisme, yang berarti bahwa kondisi kulit kepala juga dapat diperbaiki dengan diet.

Asam lemak omega-3, seng, vitamin D, dan antioksidan memperkuat sel dan mengurangi peradangan yang memperburuk masalah ketombe.

Ketika tubuh menerima dukungan mendasar, hal ini dengan cepat tercermin pada kulit kepala, rambut, dan kesehatan secara umum. (jpg)

 

 

Terpopuler

Artikel Terbaru