Sriwijaya FC mengalami nasib tragis berupa menelan kekalahan telak 0-15 dari Adhyaksa FC Banten dalam laga pekan terakhir putaran kedua Championship 2025/2026, pada Kamis (29/1). Hasil itu jadi salah satu skor tertelak dalam sejarah Liga Indonesia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Banten International Stadium, malam, tim berjuluk Laskar Wong Kito tak mampu berbuat banyak melawan Adhyaksa FC Banten. Gawang Sriwijaya sudah kebobolan saat laga baru berjalan satu menit.
Adalah Makan Konate yang sukses mencetak gol pertama Adhyaksa FC Banten, usai memanfaatkan assist Adilson Silva. Itu jadi pembuka keran gol tim milik Kejaksaan Agung Republik Indonesia tersebut.
Benar saja, Adhyaksa FC Banten terus menerus menggempur Sriwijaya FC. Gol demi gol pun bertambahan. Hingga babak pertama saja, mereka sudah berhasil mencetak tujuh gol.
Empat gol di antaranya dicetak oleh Adilson Silva, masing-masing pada menit ke-24, ke-34, ke-36, dan ke-44. Sementara Makan Konate mencetak gol lagi di menit kelima, serta Ramiro Fergonzi pada menit ke-15.
Di babak kedua, Adhayksa FC Banten makin trengginas. Delapan gol tambahan dicetak oleh pemain-pemain yang tak jauh berbeda. Makan Konate menambah satu pada menit ke-74, Ramiro Fergonzi mencetak dua gol, Miftahul Hamdi hattrick, serta Adson Silva dua gol lagi.
Total ada tiga pemain yang mencetak hattrick (3 gol). Yakni Makan Konate, Ramirl Fergonzi, dan Mifthul Hamdi. Sementara Adilson Silva mencatatkan double hattrick alias setengah lusin atau enam gol.
Hasil ini menjadi skor pertandingan tertelak yang terjadi dalam Liga Indonesia musim 2025/2026. Bahkan juga masuk sejarah sepak bola nasional.
Berdasarkan data Transfermarkt, skor tertelak dalam pertandingan kompetisi kasta kedua Liga Indonesia sejak era Liga 2 2017 adalah 7-0. Skor itu terjadi tiga kali, salah satunya pada musim ini.
Sriwijaya FC juga lah yang merasakan kekalahan tertelak itu. Laskar Wong Kito kalah 0-7 dari FC Bekasi City pada 16 Januari 2026, alias baru dua pekan lalu.
Nahasnya lagi, skor 15-0 bisa jadi hasil pertandingan tertelak dalam sejarah sepak bola profesional Indonesia. Karena mengutip data Transfermarkt, sejak era Liga 1 2017 saja hasil pertandingan paling besar adalah 10-2.
Menariknya, skor 10-2 itu diraih oleh Sriwijaya FC saat masih eksis di kompetisi kasta tertinggi. Mereka menang atas Gresik United FC.
Setelah itu, tak ada lagi skor pertandingan yang satu tim menyentuh dua digit gol. Skor tertelak hanya lah 8-0 yang terjadi pada Juli 2022 saat Madura United menang atas PS Barito. (jpc)


