30.8 C
Jakarta
Saturday, November 29, 2025

Antusias Tinggi, Tumbuk Hatampar Vol. 2 Siap Guncang Arena

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Promotor Tumbuk Hatampar, Nauval Ababil Sukarna Durasid, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Muaythai Kalimantan Tengah  (Kalteng), memastikan gelaran Tumbuk Hatampar Volume 2 menghadirkan peningkatan signifikan dari edisi sebelumnya.

Gelaran Tumbuk Hatampar Volume 2 ini dilaksanakan di Lippo Mall Palangka Raya, Sabtu (29/11) pukul 16.00 WIB.

Sebanyak 20 petarung dari berbagai daerah di seluruh Kalteng siap unjuk ketangkasan dalam ajang yang disebut sebagai salah satu wadah penting peningkatan jam terbang atlet muaythai daerah.

Nauval menjelaskan, perbedaan paling mencolok antara Volume 1 dan Volume 2 terletak pada kualitas petarung yang meningkat pesat. Antusiasme anak muda terhadap olahraga combat mendorong banyak talenta baru untuk berlatih lebih serius.

Baca Juga :  Berharap TC, Panahan Optimistis Dulang Medali PON

“Kualitas petarung kita jauh meningkat. Anak-anak muda sekarang memang antusias sekali dengan olahraga combat, jadi mereka lebih rajin berlatih,” ujarnya, Sabtu (29/11).

Ia juga menyoroti persoalan klasik yang masih dihadapi muaythai Kalteng, yaitu minimnya jam terbang bertanding, terutama karena atlet sering harus bertolak ke Pulau Jawa untuk mengikuti turnamen resmi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan.

Electronic money exchangers listing

“Kita ini kekurangan jam terbang. Terutama atlet Kalteng yang kalau mau bertanding seringnya harus ke Jawa. Ini jadi tantangan besar buat kita,” tegasnya.

Karena itu, gelaran Tumbuk Hatampar Volume 2 hadir sebagai ajang non-KONI yang tidak berseberangan dengan AD/ART KONI, sehingga tetap menjadi ruang aman bagi atlet untuk bertanding tanpa melanggar regulasi organisasi olahraga.

Baca Juga :  Adaptasi Pemain Baru Timnas Indonesia Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Ini ajang non-KONI dan tidak bertentangan dengan AD/ART KONI. Justru bagus karena bisa jadi tambahan jam terbang bagi atlet-atlet muaythai kita,” jelas Nauval.

Ia menegaskan bahwa Muaythai Kalteng berkomitmen menyusun aturan dan penyelenggaraan sebaik mungkin agar kompetisi ini menjadi standar baru pertandingan muaythai daerah, sekaligus membuka kesempatan atlet tampil di kandang sendiri.

Nauval juga menyampaikan bahwa acara ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Selain menyajikan pertandingan berkualitas, panitia juga menyediakan akses tontonan yang terjangkau dan fleksibel.

“Untuk nonton ada tiket, mulai dari Rp25 ribu sampai VIP Rp50 ribu. Kita juga siapkan live TikTok di akun Tumbuk Hatampar,” ungkapnya.(hfz)

 

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Promotor Tumbuk Hatampar, Nauval Ababil Sukarna Durasid, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Muaythai Kalimantan Tengah  (Kalteng), memastikan gelaran Tumbuk Hatampar Volume 2 menghadirkan peningkatan signifikan dari edisi sebelumnya.

Gelaran Tumbuk Hatampar Volume 2 ini dilaksanakan di Lippo Mall Palangka Raya, Sabtu (29/11) pukul 16.00 WIB.

Sebanyak 20 petarung dari berbagai daerah di seluruh Kalteng siap unjuk ketangkasan dalam ajang yang disebut sebagai salah satu wadah penting peningkatan jam terbang atlet muaythai daerah.

Electronic money exchangers listing

Nauval menjelaskan, perbedaan paling mencolok antara Volume 1 dan Volume 2 terletak pada kualitas petarung yang meningkat pesat. Antusiasme anak muda terhadap olahraga combat mendorong banyak talenta baru untuk berlatih lebih serius.

Baca Juga :  Berharap TC, Panahan Optimistis Dulang Medali PON

“Kualitas petarung kita jauh meningkat. Anak-anak muda sekarang memang antusias sekali dengan olahraga combat, jadi mereka lebih rajin berlatih,” ujarnya, Sabtu (29/11).

Ia juga menyoroti persoalan klasik yang masih dihadapi muaythai Kalteng, yaitu minimnya jam terbang bertanding, terutama karena atlet sering harus bertolak ke Pulau Jawa untuk mengikuti turnamen resmi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan.

“Kita ini kekurangan jam terbang. Terutama atlet Kalteng yang kalau mau bertanding seringnya harus ke Jawa. Ini jadi tantangan besar buat kita,” tegasnya.

Karena itu, gelaran Tumbuk Hatampar Volume 2 hadir sebagai ajang non-KONI yang tidak berseberangan dengan AD/ART KONI, sehingga tetap menjadi ruang aman bagi atlet untuk bertanding tanpa melanggar regulasi organisasi olahraga.

Baca Juga :  Adaptasi Pemain Baru Timnas Indonesia Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Ini ajang non-KONI dan tidak bertentangan dengan AD/ART KONI. Justru bagus karena bisa jadi tambahan jam terbang bagi atlet-atlet muaythai kita,” jelas Nauval.

Ia menegaskan bahwa Muaythai Kalteng berkomitmen menyusun aturan dan penyelenggaraan sebaik mungkin agar kompetisi ini menjadi standar baru pertandingan muaythai daerah, sekaligus membuka kesempatan atlet tampil di kandang sendiri.

Nauval juga menyampaikan bahwa acara ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Selain menyajikan pertandingan berkualitas, panitia juga menyediakan akses tontonan yang terjangkau dan fleksibel.

“Untuk nonton ada tiket, mulai dari Rp25 ribu sampai VIP Rp50 ribu. Kita juga siapkan live TikTok di akun Tumbuk Hatampar,” ungkapnya.(hfz)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru