Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Eropa dibulan Januari ini. Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dikabarkan semakin dekat bergabung dengan raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, Paes akan meninggalkan klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, dan membuka peluang besar menjadi pemain Indonesia yang tampil di ajang Liga Champions.
Isu kepindahan Maarten Paes mencuat setelah jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, mengunggah informasi melalui akun Twitter resminya, @fabrizioromano.
Dalam unggahannya, Romano menuliskan bahwa Ajax telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Paes secara permanen dari FC Dallas. Disebutkan pula bahwa kontrak sang kiper akan berlaku hingga Juni 2029 dan proses medis menjadi tahapan berikutnya setelah kesepakatan dicapai oleh agen SEG, Boy Kuijpers.
Kabar ini langsung menyita perhatian publik sepak bola Indonesia. Pasalnya, Maarten Paes berpotensi mencatatkan sejarah baru sebagai pemain Timnas Indonesia yang membela Ajax Amsterdam sekaligus tampil di Liga Champions Eropa, kompetisi antarklub paling elite di benua Eropa.
Sempat dirumorkan akan pulang ke Indonesia dengan bergabung ke Persib Bandung, Jika resmi bergabung dengan Ajax Paes akan menghadapi persaingan di posisi penjaga gawang.
Saat ini, Ajax masih memiliki Remko Pasveer, kiper senior berusia 42 tahun yang musim ini baru tampil empat kali di Eredivisie dengan catatan kebobolan tujuh gol.
Selain itu, ada Vitezslav Jaros, kiper 24 tahun asal Ceko yang dipinjam dari Liverpool. Jaros yang kerap tampil sebagai pemain inti ini dengan 16 penampilan dan kebobolan 19 gol, namun masa peminjamannya telah berakhir dan ia kembali ke Liverpool.
Dengan situasi tersebut, peluang Maarten Paes untuk langsung mendapatkan peluang untuk menjadi pemain inti terbuka cukup lebar.
Performa apiknya bersama FC Dallas dan Timnas Indonesia menjadi modal kuat. Kiper dengan tinggi badan 1,92 meter ini dikenal memiliki refleks cepat dan kemampuan distribusi bola yang baik.
Nilai pasarnya pun kini mencapai sekitar Rp26,07 miliar, mencerminkan peningkatan performanya dalam beberapa musim terakhir.
Kontrak Paes di FC Dallas sendiri sebenarnya baru akan berakhir pada Desember 2026. Namun, keinginan Ajax untuk mendatangkannya pada bursa transfer Januari membuat peluang kepindahan ini semakin besar, terlebih jika kedua klub telah mencapai kesepakatan.
Di sisi lain, Ajax saat ini berada di peringkat ketiga klasemen Eredivisie dengan 37 poin, tertinggal 16 poin dari PSV Eindhoven di puncak klasemen dan berjarak dua poin dari Feyenoord di posisi kedua.
Ajax juga masih memiliki pekerjaan rumah di sektor pertahanan karna memiliki catatan kebobolan sebanyak 26 gol di Eredivisie.
Sementara di Liga Champions, Ajax berada di peringkat ke-32 dari 36 tim, mengoleksi enam poin dari tujuh laga dengan catatan kebobolan 19 gol.
Jika Maarten Paes resmi berseragam Ajax, kehadirannya diharapkan mampu memperkuat lini belakang dan membawa angin segar, tidak hanya bagi Ajax Amterdam, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia di kancah Eropa.(jpc)


