30.1 C
Jakarta
Monday, January 26, 2026

Debut Manis Bruno Paraiba Antar Persebaya Surabaya Hajar PSIM Yogyakarta di Sultan Agung

Bruno Paraiba langsung mencuri perhatian pada laga debutnya bersama Persebaya Surabaya saat menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0 di Stadion Sultan Agung.

Masuk dari bangku cadangan, penyerang asal Brasil itu mencetak gol hanya beberapa menit setelah berada di lapangan dan memastikan kemenangan meyakinkan Green Force.

Pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 Super League 2025/2026, Minggu (25/1), berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal babak pertama. Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSIM tampil agresif dan mencoba menekan sejak menit-menit awal laga.

Pada menit ke-7, Jose Pedro Magalhaes Valente sudah mengancam lewat tembakan tepat sasaran yang memaksa pertahanan Persebaya Surabaya bekerja ekstra.

Semenit berselang, Norberto Ezequiel Vidal menciptakan peluang, dilanjutkan Fahreza Sudin pada menit ke-9, meski tembakannya masih diblok bek lawan.

Persebaya Surabaya tak tinggal diam dan mulai keluar dari tekanan setelah menit ke-10. Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas serta Bruno Moreira Soares sama-sama mencoba peruntungan, tetapi usaha mereka masih bisa digagalkan barisan belakang PSIM.

PSIM kembali menekan pada menit ke-23 melalui Nermin Haljeta, namun lagi-lagi tembakannya belum menemui sasaran. Permainan keras mulai terlihat ketika Leonardo Silva Lelis diganjar kartu kuning pada menit ke-28.

Electronic money exchangers listing

Momentum krusial akhirnya datang pada menit ke-34 ketika Persebaya Surabaya memecah kebuntuan.

Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist Bruno Moreira Soares dan membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0.

Baca Juga :  Minim Peluang, Pertandangan Terasa Hambar

Gol tersebut membuat permainan Persebaya Surabaya semakin percaya diri dan menguasai tempo.

Milos Raickovic serta Francisco Israel Rivera Davalos turut menciptakan peluang berbahaya sebelum turun minum, meski belum menambah gol.

 

PSIM berupaya membalas menjelang akhir babak pertama lewat Corfe Deri Antony dan Norberto Ezequiel Vidal. Namun hingga tambahan waktu dua menit berakhir, skor 0-1 untuk keunggulan Persebaya Surabaya tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya langsung tancap gas dan nyaris menggandakan keunggulan. Francisco Israel Rivera Davalos kembali mengancam pada menit 45+7 setelah menerima umpan matang dari Bruno Moreira Soares.

PSIM mencoba merespons lewat Jose Pedro Magalhaes Valente dan Andy Setyo Nugroho, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi masalah.

Malik Risaldi juga sempat mendapatkan peluang bagi Persebaya, meski tembakannya belum menemui target.

Perubahan pemain mulai dilakukan kedua tim untuk mengubah jalannya laga. Rachmat Irianto masuk menggantikan Toni Firmansyah, sementara PSIM menarik Fahreza Sudin dan Andy Setyo Nugroho.

Momen yang paling ditunggu akhirnya terjadi pada menit ke-45+24 saat Persebaya Surabaya memasukkan Bruno Paraiba menggantikan Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas.

Keputusan tersebut terbukti jitu dan langsung berdampak besar bagi jalannya pertandingan. Hanya empat menit berada di lapangan, Bruno Paraiba mencetak gol debutnya untuk Persebaya Surabaya pada menit ke-45+28.

Menerima assist Jefferson Junio Antonio da Silva, striker anyar itu melepaskan tembakan tepat sasaran yang tak mampu dibendung kiper PSIM.

Baca Juga :  Sukses Raih 1 Emas, Portina Kalteng Juara Umum 3

Gol tersebut membuat kepercayaan diri Persebaya Surabaya semakin melonjak. PSIM justru terlihat goyah dan kesulitan mengembangkan permainan setelah tertinggal dua gol di kandang sendiri.

Petaka bagi PSIM belum berhenti sampai di situ. Pada menit ke-45+38, Rachmat Irianto mencetak gol ketiga Persebaya Surabaya lewat tembakan akurat, memastikan keunggulan 3-0 bagi tim tamu.

PSIM sempat mencoba memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir pertandingan. Jose Pedro Magalhaes Valente dua kali melepaskan tembakan tepat sasaran, tetapi masih bisa diamankan oleh lini belakang Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-3 tidak berubah dan menjadi penutup laga di Stadion Sultan Agung. Kemenangan ini menegaskan dominasi Persebaya Surabaya atas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 Super League 2025/2026.

Debut manis Bruno Paraiba menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Masuk sebagai pemain pengganti, ia langsung memberikan kontribusi nyata dan menjawab kepercayaan tim pelatih Persebaya.

Selain Bruno Paraiba, penampilan solid lini tengah dan belakang Persebaya Surabaya juga patut mendapat apresiasi. Ernando Ari Sutaryadi dan rekan-rekannya tampil disiplin serta mampu meredam tekanan PSIM sepanjang laga.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya untuk menjaga momentum di kompetisi Super League musim ini. Sementara bagi PSIM Yogyakarta, kekalahan telak di kandang sendiri menjadi pekerjaan rumah besar untuk segera berbenah di laga-laga berikutnya.(jpc)

Bruno Paraiba langsung mencuri perhatian pada laga debutnya bersama Persebaya Surabaya saat menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0 di Stadion Sultan Agung.

Masuk dari bangku cadangan, penyerang asal Brasil itu mencetak gol hanya beberapa menit setelah berada di lapangan dan memastikan kemenangan meyakinkan Green Force.

Pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 Super League 2025/2026, Minggu (25/1), berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal babak pertama. Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSIM tampil agresif dan mencoba menekan sejak menit-menit awal laga.

Electronic money exchangers listing

Pada menit ke-7, Jose Pedro Magalhaes Valente sudah mengancam lewat tembakan tepat sasaran yang memaksa pertahanan Persebaya Surabaya bekerja ekstra.

Semenit berselang, Norberto Ezequiel Vidal menciptakan peluang, dilanjutkan Fahreza Sudin pada menit ke-9, meski tembakannya masih diblok bek lawan.

Persebaya Surabaya tak tinggal diam dan mulai keluar dari tekanan setelah menit ke-10. Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas serta Bruno Moreira Soares sama-sama mencoba peruntungan, tetapi usaha mereka masih bisa digagalkan barisan belakang PSIM.

PSIM kembali menekan pada menit ke-23 melalui Nermin Haljeta, namun lagi-lagi tembakannya belum menemui sasaran. Permainan keras mulai terlihat ketika Leonardo Silva Lelis diganjar kartu kuning pada menit ke-28.

Momentum krusial akhirnya datang pada menit ke-34 ketika Persebaya Surabaya memecah kebuntuan.

Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist Bruno Moreira Soares dan membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0.

Baca Juga :  Minim Peluang, Pertandangan Terasa Hambar

Gol tersebut membuat permainan Persebaya Surabaya semakin percaya diri dan menguasai tempo.

Milos Raickovic serta Francisco Israel Rivera Davalos turut menciptakan peluang berbahaya sebelum turun minum, meski belum menambah gol.

 

PSIM berupaya membalas menjelang akhir babak pertama lewat Corfe Deri Antony dan Norberto Ezequiel Vidal. Namun hingga tambahan waktu dua menit berakhir, skor 0-1 untuk keunggulan Persebaya Surabaya tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya langsung tancap gas dan nyaris menggandakan keunggulan. Francisco Israel Rivera Davalos kembali mengancam pada menit 45+7 setelah menerima umpan matang dari Bruno Moreira Soares.

PSIM mencoba merespons lewat Jose Pedro Magalhaes Valente dan Andy Setyo Nugroho, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi masalah.

Malik Risaldi juga sempat mendapatkan peluang bagi Persebaya, meski tembakannya belum menemui target.

Perubahan pemain mulai dilakukan kedua tim untuk mengubah jalannya laga. Rachmat Irianto masuk menggantikan Toni Firmansyah, sementara PSIM menarik Fahreza Sudin dan Andy Setyo Nugroho.

Momen yang paling ditunggu akhirnya terjadi pada menit ke-45+24 saat Persebaya Surabaya memasukkan Bruno Paraiba menggantikan Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas.

Keputusan tersebut terbukti jitu dan langsung berdampak besar bagi jalannya pertandingan. Hanya empat menit berada di lapangan, Bruno Paraiba mencetak gol debutnya untuk Persebaya Surabaya pada menit ke-45+28.

Menerima assist Jefferson Junio Antonio da Silva, striker anyar itu melepaskan tembakan tepat sasaran yang tak mampu dibendung kiper PSIM.

Baca Juga :  Sukses Raih 1 Emas, Portina Kalteng Juara Umum 3

Gol tersebut membuat kepercayaan diri Persebaya Surabaya semakin melonjak. PSIM justru terlihat goyah dan kesulitan mengembangkan permainan setelah tertinggal dua gol di kandang sendiri.

Petaka bagi PSIM belum berhenti sampai di situ. Pada menit ke-45+38, Rachmat Irianto mencetak gol ketiga Persebaya Surabaya lewat tembakan akurat, memastikan keunggulan 3-0 bagi tim tamu.

PSIM sempat mencoba memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir pertandingan. Jose Pedro Magalhaes Valente dua kali melepaskan tembakan tepat sasaran, tetapi masih bisa diamankan oleh lini belakang Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-3 tidak berubah dan menjadi penutup laga di Stadion Sultan Agung. Kemenangan ini menegaskan dominasi Persebaya Surabaya atas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 Super League 2025/2026.

Debut manis Bruno Paraiba menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Masuk sebagai pemain pengganti, ia langsung memberikan kontribusi nyata dan menjawab kepercayaan tim pelatih Persebaya.

Selain Bruno Paraiba, penampilan solid lini tengah dan belakang Persebaya Surabaya juga patut mendapat apresiasi. Ernando Ari Sutaryadi dan rekan-rekannya tampil disiplin serta mampu meredam tekanan PSIM sepanjang laga.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya untuk menjaga momentum di kompetisi Super League musim ini. Sementara bagi PSIM Yogyakarta, kekalahan telak di kandang sendiri menjadi pekerjaan rumah besar untuk segera berbenah di laga-laga berikutnya.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru