28.6 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026

Penjaga Gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari Siap Bikin Stadion Sultan Agung Membisu

Kepercayaan diri kiper utama Persebaya Surabaya Ernando Ari mengiringi laga panas pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu sore (25/1/2026).

Duel PSIM Yogyakarta versus Persebaya Surabaya menyedot perhatian karena sarat gengsi dan kepentingan poin. Persebaya Surabaya ingin memulai paruh kedua musim dengan hasil maksimal, sementara PSIM berambisi memanfaatkan status tuan rumah.

Sebagai penjaga gawang, Ernando Ari menyadari laga ini tak sekadar adu taktik di lapangan. Pemahamannya terhadap karakter permainan PSIM menjadi modal penting untuk meredam tekanan sejak menit awal.

Persiapan Persebaya Surabaya disebut berjalan positif usai melewati sekitar tiga pekan latihan intensif bersama pelatih baru. Adaptasi skema dan komunikasi antar pemain menjadi fokus utama selama masa persiapan tersebut.

Ernando mengungkapkan timnya sudah mempelajari kekuatan dan kecenderungan lawan secara detail.

“Kami sudah diberi pemahaman tentang karakteristik pemain PSIM. Persiapan kami sejauh ini sangat baik dan kami siap untuk pertandingan besok,” kata Ernando.

Pernyataan itu mencerminkan kesiapan mental Persebaya Surabaya yang ingin tampil disiplin sejak awal laga. Fokus Ernando tertuju pada organisasi pertahanan agar tidak memberi ruang bagi pemain depan PSIM.

Electronic money exchangers listing

PSIM Yogyakarta dikenal memiliki permainan agresif dengan tekanan cepat dari sisi sayap. Ancaman bola silang dan tembakan jarak dekat menjadi perhatian utama Ernando di bawah mistar.

Baca Juga :  RUMOR PANAS! Persib Datangkan Eks Wonderkid Persebaya Surabaya dengan Nilai Pasar Rp 2,61 Miliar

Pada putaran pertama, performa Ernando Ari terbilang konsisten dan stabil. Catatan statistik menunjukkan kontribusinya bukan hanya sebagai penjaga gawang, tetapi juga bagian dari build-up permainan.

Ernando mencatatkan 16 penampilan penuh dengan total menit bermain mencapai 1.440 menit. Angka tersebut menegaskan posisinya sebagai pilihan utama yang tak tergantikan di skuad Persebaya Surabaya.

Menariknya, expected goals atau xG yang diterima Ernando hanya 0,05. Statistik itu memperlihatkan kemampuannya membaca arah bola dan posisi tembakan lawan dengan sangat baik.

Dalam distribusi bola, Ernando mencatatkan 373 umpan sepanjang putaran pertama. Dari jumlah tersebut, 241 umpan sukses dengan akurasi mencapai 65 persen.

Akurasi itu menjadi penting bagi Persebaya Surabaya yang kerap membangun serangan dari lini belakang. Ernando tak sekadar membuang bola, tetapi berperan aktif menjaga ritme permainan tim.

Secara defensif, kontribusinya juga terlihat dari 12 intersep dan 8 sapuan. Catatan itu memperlihatkan keberanian keluar dari garis gawang untuk memotong alur serangan lawan.

Ernando juga mencatatkan 30 kali pemulihan bola sepanjang putaran pertama. Angka tersebut menunjukkan ketenangan dan kecepatan reaksinya saat situasi genting.

Baca Juga :  Hadapi Semen Padang, Pelatih Persebaya Diprediksi Duetkan M. Perovic-Diego Mauricio di Lini Depan

Dalam duel satu lawan satu, Ernando tampil efektif dengan dua tekel sukses dari dua percobaan. Ia juga hanya sekali melakukan pelanggaran, menandakan kontrol emosi yang baik.

Sebaliknya, Ernando empat kali dilanggar lawan saat berusaha mengamankan bola. Situasi itu menunjukkan intensitas pertandingan yang kerap memaksanya beradu fisik.

Menghadapi PSIM, peran Ernando diprediksi semakin krusial karena tekanan suporter tuan rumah. Stadion Sultan Agung dikenal memberikan atmosfer yang kuat bagi tim tamu.

Ernando menyadari pentingnya komunikasi dengan lini belakang agar tetap solid sepanjang laga. Koordinasi dengan bek tengah menjadi kunci meredam pergerakan penyerang PSIM.

Ketenangan Ernando diharapkan mampu menular ke rekan-rekannya. Sikap tenang kiper sering menjadi penentu saat tim berada di bawah tekanan bertubi-tubi.

Laga ini juga menjadi ujian awal bagi Persebaya Surabaya di putaran kedua. Hasil positif akan memberi dorongan besar untuk menatap sisa musim dengan lebih percaya diri.

Bagi Ernando, pertandingan melawan PSIM bukan sekadar soal statistik individu. Fokus utamanya menjaga gawang Persebaya Surabaya tetap aman demi membawa pulang poin dari Bantul.

Menarik menantikan kiprah Ernando Ari menahan gempuran pemain PSIM Yogyakarta. Jika performanya kembali solid, peluang Persebaya Surabaya pulang tanpa kebobolan terbuka lebar. (jpc)

Kepercayaan diri kiper utama Persebaya Surabaya Ernando Ari mengiringi laga panas pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu sore (25/1/2026).

Duel PSIM Yogyakarta versus Persebaya Surabaya menyedot perhatian karena sarat gengsi dan kepentingan poin. Persebaya Surabaya ingin memulai paruh kedua musim dengan hasil maksimal, sementara PSIM berambisi memanfaatkan status tuan rumah.

Sebagai penjaga gawang, Ernando Ari menyadari laga ini tak sekadar adu taktik di lapangan. Pemahamannya terhadap karakter permainan PSIM menjadi modal penting untuk meredam tekanan sejak menit awal.

Electronic money exchangers listing

Persiapan Persebaya Surabaya disebut berjalan positif usai melewati sekitar tiga pekan latihan intensif bersama pelatih baru. Adaptasi skema dan komunikasi antar pemain menjadi fokus utama selama masa persiapan tersebut.

Ernando mengungkapkan timnya sudah mempelajari kekuatan dan kecenderungan lawan secara detail.

“Kami sudah diberi pemahaman tentang karakteristik pemain PSIM. Persiapan kami sejauh ini sangat baik dan kami siap untuk pertandingan besok,” kata Ernando.

Pernyataan itu mencerminkan kesiapan mental Persebaya Surabaya yang ingin tampil disiplin sejak awal laga. Fokus Ernando tertuju pada organisasi pertahanan agar tidak memberi ruang bagi pemain depan PSIM.

PSIM Yogyakarta dikenal memiliki permainan agresif dengan tekanan cepat dari sisi sayap. Ancaman bola silang dan tembakan jarak dekat menjadi perhatian utama Ernando di bawah mistar.

Baca Juga :  RUMOR PANAS! Persib Datangkan Eks Wonderkid Persebaya Surabaya dengan Nilai Pasar Rp 2,61 Miliar

Pada putaran pertama, performa Ernando Ari terbilang konsisten dan stabil. Catatan statistik menunjukkan kontribusinya bukan hanya sebagai penjaga gawang, tetapi juga bagian dari build-up permainan.

Ernando mencatatkan 16 penampilan penuh dengan total menit bermain mencapai 1.440 menit. Angka tersebut menegaskan posisinya sebagai pilihan utama yang tak tergantikan di skuad Persebaya Surabaya.

Menariknya, expected goals atau xG yang diterima Ernando hanya 0,05. Statistik itu memperlihatkan kemampuannya membaca arah bola dan posisi tembakan lawan dengan sangat baik.

Dalam distribusi bola, Ernando mencatatkan 373 umpan sepanjang putaran pertama. Dari jumlah tersebut, 241 umpan sukses dengan akurasi mencapai 65 persen.

Akurasi itu menjadi penting bagi Persebaya Surabaya yang kerap membangun serangan dari lini belakang. Ernando tak sekadar membuang bola, tetapi berperan aktif menjaga ritme permainan tim.

Secara defensif, kontribusinya juga terlihat dari 12 intersep dan 8 sapuan. Catatan itu memperlihatkan keberanian keluar dari garis gawang untuk memotong alur serangan lawan.

Ernando juga mencatatkan 30 kali pemulihan bola sepanjang putaran pertama. Angka tersebut menunjukkan ketenangan dan kecepatan reaksinya saat situasi genting.

Baca Juga :  Hadapi Semen Padang, Pelatih Persebaya Diprediksi Duetkan M. Perovic-Diego Mauricio di Lini Depan

Dalam duel satu lawan satu, Ernando tampil efektif dengan dua tekel sukses dari dua percobaan. Ia juga hanya sekali melakukan pelanggaran, menandakan kontrol emosi yang baik.

Sebaliknya, Ernando empat kali dilanggar lawan saat berusaha mengamankan bola. Situasi itu menunjukkan intensitas pertandingan yang kerap memaksanya beradu fisik.

Menghadapi PSIM, peran Ernando diprediksi semakin krusial karena tekanan suporter tuan rumah. Stadion Sultan Agung dikenal memberikan atmosfer yang kuat bagi tim tamu.

Ernando menyadari pentingnya komunikasi dengan lini belakang agar tetap solid sepanjang laga. Koordinasi dengan bek tengah menjadi kunci meredam pergerakan penyerang PSIM.

Ketenangan Ernando diharapkan mampu menular ke rekan-rekannya. Sikap tenang kiper sering menjadi penentu saat tim berada di bawah tekanan bertubi-tubi.

Laga ini juga menjadi ujian awal bagi Persebaya Surabaya di putaran kedua. Hasil positif akan memberi dorongan besar untuk menatap sisa musim dengan lebih percaya diri.

Bagi Ernando, pertandingan melawan PSIM bukan sekadar soal statistik individu. Fokus utamanya menjaga gawang Persebaya Surabaya tetap aman demi membawa pulang poin dari Bantul.

Menarik menantikan kiprah Ernando Ari menahan gempuran pemain PSIM Yogyakarta. Jika performanya kembali solid, peluang Persebaya Surabaya pulang tanpa kebobolan terbuka lebar. (jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru