28.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Positif Corona, Melarikan Diri

WASHINGTON,KALTENGPOS.CO – Petenis
Amerika Serikat (AS) Sam Querrey dilaporkan buron. Itu setelah dia dan
keluarganya dinyatakan positif mengidap virus corona. Querrey yang menempati
peringkat ke-49 ATP tunggal putra menarik diri dari ajang St Petersburg Open
setelah hasil tes swab menyatakan dia positif Covid-19. Posisinya di pot utama
digantikan Viktor Troiki.

Nah, karena sudah
dinyatakan positif, dia diminta menjalani isolasi di hotel tempatnya menginap. Namun,
Querrey; istrinya, Abby; dan putranya yang berusia delapan bulan, Ford; memilih
kabur dari Rusia dengan jet pribadi. Dia kabarnya bersembunyi di sebuah rumah
sewa di Eropa.

‘’Mereka duduk di
belakang yang jauh dari pilot. Mereka sekarang sembunyi di sebuah negara di
Eropa yang tak terlalu mempersoalkan protokol kesehatan,’’ kata Ben Rothenberg,
seorang pengamat tenis, seperti dikutip Yahoo Sports.

Menurut ATP, apa yang dilakukan Querrey
merupakan pelanggaran serius. Dan, sesuai dengan protokol yang berlaku,
pelanggaran semacam itu bisa dikenai sanksi denda sebesar USD 100 ribu (sekitar
Rp 1,4 miliar), serta larangan bermain selama tiga tahun. 

Baca Juga :  Tim Pejaringan Calon Ketua KONI Diminta Netral Dalam Melaksanakan Tuga

WASHINGTON,KALTENGPOS.CO – Petenis
Amerika Serikat (AS) Sam Querrey dilaporkan buron. Itu setelah dia dan
keluarganya dinyatakan positif mengidap virus corona. Querrey yang menempati
peringkat ke-49 ATP tunggal putra menarik diri dari ajang St Petersburg Open
setelah hasil tes swab menyatakan dia positif Covid-19. Posisinya di pot utama
digantikan Viktor Troiki.

Nah, karena sudah
dinyatakan positif, dia diminta menjalani isolasi di hotel tempatnya menginap. Namun,
Querrey; istrinya, Abby; dan putranya yang berusia delapan bulan, Ford; memilih
kabur dari Rusia dengan jet pribadi. Dia kabarnya bersembunyi di sebuah rumah
sewa di Eropa.

‘’Mereka duduk di
belakang yang jauh dari pilot. Mereka sekarang sembunyi di sebuah negara di
Eropa yang tak terlalu mempersoalkan protokol kesehatan,’’ kata Ben Rothenberg,
seorang pengamat tenis, seperti dikutip Yahoo Sports.

Menurut ATP, apa yang dilakukan Querrey
merupakan pelanggaran serius. Dan, sesuai dengan protokol yang berlaku,
pelanggaran semacam itu bisa dikenai sanksi denda sebesar USD 100 ribu (sekitar
Rp 1,4 miliar), serta larangan bermain selama tiga tahun. 

Baca Juga :  Tim Pejaringan Calon Ketua KONI Diminta Netral Dalam Melaksanakan Tuga

Terpopuler

Artikel Terbaru