PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO – Borneo Football Intarnational Academy (BFIA) mengamankan tiket ke delapan besar setelah meraih kemenangan 2-0 melawan Nightmare pada babak 16 besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026.
Pertandingan tersebut berlangsung dalam kondisi lapangan yang diguyur hujan di Lapangan Sylva Minisoccer, Kota Palangka Raya pada Senin (9/3/2026).
Dalam laga tersebut, BFIA tampil dengan seragam kuning biru, sementara Nightmare mengenakan kostum biru-biru.
Pada pertengahan babak pertama, BFIA berhasil membuka keunggulan. Gol tercipta melalui tendangan datar yang mengarah ke sisi kanan gawang dan tidak mampu dibendung kiper Nightmare, sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Nightmare berupaya meningkatkan intensitas serangan. Mereka terus menekan pertahanan BFIA demi menyamakan kedudukan. Namun sejumlah peluang yang tercipta belum mampu menjebol gawang lawan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Nightmare yang tertinggal kembali tampil menekan sejak awal laga. Namun justru BFIA yang berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak pemain bernomor punggung 18, Ilham, yang sekaligus mencatatkan dua gol pada pertandingan tersebut.
Meski tertinggal dua gol, Nightmare tetap menguasai bola dan terus menekan pertahanan BFIA hingga akhir pertandingan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan BFIA tidak berubah.
Hasil tersebut memastikan BFIA melangkah ke babak delapan besar turnamen.
Pelatih BFIA, Widodo, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya meskipun pertandingan berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kami bersyukur bisa menang 2-0. Kendalanya tadi hujan deras, anak-anak memang tidak terbiasa bermain dalam kondisi seperti itu sehingga fisik agak menurun di menit-menit terakhir. Tapi alhamdulillah kami bisa menjaga keunggulan,” ujarnya pada Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, timnya akan tetap fokus menghadapi pertandingan di babak delapan besar, siap menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi.
“Siapapun lawannya kami tetap fokus di delapan besar. Tim-tim di turnamen ini sangat kuat, jadi kami harus tetap fokus,” pungkasnya. (jef)


