28.8 C
Jakarta
Thursday, February 5, 2026

Chelsea dan West Ham United Ribut Massal Pada Menit-Menit Akhir Pertandingan, Ini Tindakan FA

Chelsea dan West Ham United didakwa oleh FA setelah ribut  massal pada menit-menit akhir pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, pada Sabtu pekan lalu, dikutip dari ANTARA.

Laman FA pada Kamis menyebutkan bahwa badan sepak bola Inggris itu menilai Chelsea tak mampu  mencegah para pemainnya bertindak dengan cara yang tidak pantas dan/atau provokatif, sementara West Ham dituduh tidak mencegah pemain mereka berperilaku tidak pantas dan/atau provokatif dan/atau penuh kekerasan.

Kedua klub diberi waktu hingga Jumat pekan ini  untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.

Tuduhan itu berkaitan dengan insiden pada menit ke-95, yang bermula dari benturan antara pemain sayap West Ham Adama Traore dan bek Chelsea Marc Cucurella di sisi lapangan saat keduanya mengejar bola ke sudut.

Baca Juga :  Bungkam MU, Arsenal Mengkudeta Posisi Manchester City

Insiden tersebut berujung pada aksi Traore menjatuhkan Cucurella, sebelum penyerang Chelsea Joao Pedro mendorong Traore sebagai tindakan balasan.

Dalam hitungan detik, sejumlah pemain dari kedua tim ikut terlibat. Setelah dilakukan tinjauan VAR, bek West Ham Jean-Clair Todibo diganjar kartu merah karena melakukan tindakan kekerasan,  mencekik Joao Pedro.

Joao Pedro dan Traore sama-sama menerima kartu kuning dari wasit Anthony Taylor.

Electronic money exchangers listing

Pada pertandingan itu, Chelsea tertinggal 0-2 pada babak pertama setelah gol Jarrod Bowen dan Crysencio Summerville.

Namun, The Blues bangkit pada babak kedua untuk membalikkan kedudukan 3-2, setelah Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-92.

Hasil tersebut menjadi kali pertama Chelsea menang dalam pertandingan Liga Inggris setelah tertinggal dua gol saat turun minum.

Baca Juga :  Chelsea vs MU, Momen Balas Dendam

Kekalahan itu membuat West Ham terpuruk di posisi ke-18 klasemen, terpaut enam poin dari zona aman, sementara Chelsea berada di peringkat kelima.(jpc)

Chelsea dan West Ham United didakwa oleh FA setelah ribut  massal pada menit-menit akhir pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, pada Sabtu pekan lalu, dikutip dari ANTARA.

Laman FA pada Kamis menyebutkan bahwa badan sepak bola Inggris itu menilai Chelsea tak mampu  mencegah para pemainnya bertindak dengan cara yang tidak pantas dan/atau provokatif, sementara West Ham dituduh tidak mencegah pemain mereka berperilaku tidak pantas dan/atau provokatif dan/atau penuh kekerasan.

Kedua klub diberi waktu hingga Jumat pekan ini  untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.

Electronic money exchangers listing

Tuduhan itu berkaitan dengan insiden pada menit ke-95, yang bermula dari benturan antara pemain sayap West Ham Adama Traore dan bek Chelsea Marc Cucurella di sisi lapangan saat keduanya mengejar bola ke sudut.

Baca Juga :  Bungkam MU, Arsenal Mengkudeta Posisi Manchester City

Insiden tersebut berujung pada aksi Traore menjatuhkan Cucurella, sebelum penyerang Chelsea Joao Pedro mendorong Traore sebagai tindakan balasan.

Dalam hitungan detik, sejumlah pemain dari kedua tim ikut terlibat. Setelah dilakukan tinjauan VAR, bek West Ham Jean-Clair Todibo diganjar kartu merah karena melakukan tindakan kekerasan,  mencekik Joao Pedro.

Joao Pedro dan Traore sama-sama menerima kartu kuning dari wasit Anthony Taylor.

Pada pertandingan itu, Chelsea tertinggal 0-2 pada babak pertama setelah gol Jarrod Bowen dan Crysencio Summerville.

Namun, The Blues bangkit pada babak kedua untuk membalikkan kedudukan 3-2, setelah Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-92.

Hasil tersebut menjadi kali pertama Chelsea menang dalam pertandingan Liga Inggris setelah tertinggal dua gol saat turun minum.

Baca Juga :  Chelsea vs MU, Momen Balas Dendam

Kekalahan itu membuat West Ham terpuruk di posisi ke-18 klasemen, terpaut enam poin dari zona aman, sementara Chelsea berada di peringkat kelima.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru