31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Hati-hati Indonesia! Perlu Spill Kekuatan Guinea yang Lagi Naik Daun

PROKALTENG.CO-Masih ada satu kesempatan lagi bagi Timnas Indonesia U23 untuk meraih tiket Olimpiade Paris 2024. Move on dari Piala Asia U23 2024, Indonesia akan menghadapi laga playoff melawan wakil Afrika, Guinea, pada 9 Mei mendatang.

Pertandingan penting ini berlangsung di Stadion Stade Pierre Pibarot, Ales, Prancis.

Guinea maju ke babak play-off Olimpiade Paris 2024 setelah menempati peringkat keempat di Piala Afrika U-23 2023.

Guinea nyaris mendapatkan tiket otomatis ke Olimpiade Paris 2024 andai tidak kalah adu penalti dari Timnas Mali U23.

Mengintip kekuatan lawan, konon Timnas Guinea U23 tidak sekuat tim di Piala Asia U23, baik yang sudah dikalahkan maupun yang mengalahkan Garuda Muda saat di Qatar.

Menduduki peringkat 76, Guinea masih di bawah Yordania (71), Uzbekistan (64), Irak (58), Qatar (34), Australia (24), dan Korea Selatan (23) yang semuanya pernah dihadapi Indonesia dalam Piala Asia U23 2024 yang menempati urutan 134.

Karenanya, Timnas Indonesia U23 seharusnya sudah cukup memiliki pengalaman menghadapi tim-tim yang berperingkat jauh lebih baik.

Namun, seperti juga Indonesia, Timnas Guinea U23 juga kini tengah naik daun dan sepak bola Afrika tengah berkembang pesat, bahkan Paris bagi Guinea adalah rumah kedua bagi banyak pemain Afrika.

Hal itu disampaikan mantan pelatih Timnas Vietnam, Philippe Troussier yang ikut mengingatkan agar Timnas Indonesia U23 berhati-hati terhadap kekuatan Guinea.

Jika ditelisik, memang ada banyak pemain Guinea yang merumput di Eropa, sekurangnya ada 13 pemain yang bergabung dengan klub di Eropa.

Baca Juga :  Seleksi Rampung, 19 Pemain Segera Ikuti TC Lanjutan

Sebut saja Algassime Bah (Olympiacos), Selu Diallo (Deportivo Alaves), Mohamad Soumah (KAA Gent), Madiou Keita (Auxerre B), Lassana Diakhaby (Valenciennes) hingga Aguibou Camara (Atromitos Athen).

Asuhan pelatih Shin Tae-yong juga harus lebih cerdik menghadapi benteng pertahanan Guinea, khususnya bek tengah Naby Oulare yang berpengalaman di divisi utama Swiss bersama Stade-Lausanne-Ouchy.

Selain itu, juga perlu diawasi para pemain seperti Ibrahima Breze Fofana yang bermain untuk Kocaelispor di Turki, ada juga Aguibou Camara yang menjadi skuad Atromitos Athens di Yunani, dan Algassime Bah.

Striker Algassime Bah yang berusia 21 tahun, tampil bagus bersama Olympiacos B pada musim ini dan mampu mencetak 11 gol dan dua asis untuk klub asal Yunani di musim ini.

Namun, catatan Guinea selama fase grup Piala Afrika U23 2023 tak lebih baik jika dibandingkan catatan Indonesia dalam Piala Asia U23 2024.

Guinea hanya menang satu kali, kalah satu dan seri satu kali dengan catatan gol memasukkan lima kali dan kemasukan empat gol. Sedangkan Timnas Indonesia U23 menang dua kali dan hanya kalah satu kali. Total, gol dan kebobolan Indonesia adalah 8-9. Setidaknya, Indonesia lebih agresif dalam urusan menciptakan gol.

Indonesia U-23 juga patut berbangga karena harus melewati kompetisi yang jauh lebih ketat ketimbang perjalanan Guinea.

Baca Juga :  Brunei vs Indonesia: Terus Menyerang

Indonesia harus menjalani enam pertandingan sebelum melakoni laga playoff 9 Mei itu, sedangkan Guinea hanya melewati lima laga.

Berbeda dengan turnamen serupa di Afrika yang hanya diikuti 8 tim, Indonesia dalam Piala Asia U23 2024 diikuti hingga 16 tim.

Namun begitu, Indonesia tetap harus berhati-hati terlebih karena keunggulan fisik para pemain Afrika pada umumnya.

Terlebih saat ini pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan para pemain Timnas Indonesia U23 tengah dalam kondisi kelelahan usai menjalani jadwal padat di Qatar dan melawan Irak dalam perebutan peringkat ketiga Piala Asia U23 2024.

Shin Tae-yong kini tengah fokus memulihkan kondisi fisik pasukannya untuk menghadapi Guinea pada babak playoff Olimpiade Paris 2024.

Timnas Indonesia U23 harus kembali ke setting awal, bermain tanpa beban dan lepas seperti saat tampil melawan Australia, Yordania, dan Korea Selatan.

Indonesai juga harus percaya warga +62 termasuk Presiden Joko Widodo tetap mendukung penuh Garuda Muda.

Di Instagram @jokowi, Jokowi tetap mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia U23 setelah hasil pertandingan Indonesia vs Irak di perebutan peringkat ketiga Piala Asia U-23 2024 yang berakhir dengan kekalahan pada Kamis malam (2/5/2024).

Jokowi meminta Timnas Indonesia U23 tetap semangat merebut tiket Olimpiade Paris 2024 dalam laga playoff.

“Tetap semangat, Garuda Muda, rebutlah tiket Olimpiade Paris 2024 di laga playoff melawan Guinea,” ujarnya. (pojoksatu/jpg)

PROKALTENG.CO-Masih ada satu kesempatan lagi bagi Timnas Indonesia U23 untuk meraih tiket Olimpiade Paris 2024. Move on dari Piala Asia U23 2024, Indonesia akan menghadapi laga playoff melawan wakil Afrika, Guinea, pada 9 Mei mendatang.

Pertandingan penting ini berlangsung di Stadion Stade Pierre Pibarot, Ales, Prancis.

Guinea maju ke babak play-off Olimpiade Paris 2024 setelah menempati peringkat keempat di Piala Afrika U-23 2023.

Guinea nyaris mendapatkan tiket otomatis ke Olimpiade Paris 2024 andai tidak kalah adu penalti dari Timnas Mali U23.

Mengintip kekuatan lawan, konon Timnas Guinea U23 tidak sekuat tim di Piala Asia U23, baik yang sudah dikalahkan maupun yang mengalahkan Garuda Muda saat di Qatar.

Menduduki peringkat 76, Guinea masih di bawah Yordania (71), Uzbekistan (64), Irak (58), Qatar (34), Australia (24), dan Korea Selatan (23) yang semuanya pernah dihadapi Indonesia dalam Piala Asia U23 2024 yang menempati urutan 134.

Karenanya, Timnas Indonesia U23 seharusnya sudah cukup memiliki pengalaman menghadapi tim-tim yang berperingkat jauh lebih baik.

Namun, seperti juga Indonesia, Timnas Guinea U23 juga kini tengah naik daun dan sepak bola Afrika tengah berkembang pesat, bahkan Paris bagi Guinea adalah rumah kedua bagi banyak pemain Afrika.

Hal itu disampaikan mantan pelatih Timnas Vietnam, Philippe Troussier yang ikut mengingatkan agar Timnas Indonesia U23 berhati-hati terhadap kekuatan Guinea.

Jika ditelisik, memang ada banyak pemain Guinea yang merumput di Eropa, sekurangnya ada 13 pemain yang bergabung dengan klub di Eropa.

Baca Juga :  Seleksi Rampung, 19 Pemain Segera Ikuti TC Lanjutan

Sebut saja Algassime Bah (Olympiacos), Selu Diallo (Deportivo Alaves), Mohamad Soumah (KAA Gent), Madiou Keita (Auxerre B), Lassana Diakhaby (Valenciennes) hingga Aguibou Camara (Atromitos Athen).

Asuhan pelatih Shin Tae-yong juga harus lebih cerdik menghadapi benteng pertahanan Guinea, khususnya bek tengah Naby Oulare yang berpengalaman di divisi utama Swiss bersama Stade-Lausanne-Ouchy.

Selain itu, juga perlu diawasi para pemain seperti Ibrahima Breze Fofana yang bermain untuk Kocaelispor di Turki, ada juga Aguibou Camara yang menjadi skuad Atromitos Athens di Yunani, dan Algassime Bah.

Striker Algassime Bah yang berusia 21 tahun, tampil bagus bersama Olympiacos B pada musim ini dan mampu mencetak 11 gol dan dua asis untuk klub asal Yunani di musim ini.

Namun, catatan Guinea selama fase grup Piala Afrika U23 2023 tak lebih baik jika dibandingkan catatan Indonesia dalam Piala Asia U23 2024.

Guinea hanya menang satu kali, kalah satu dan seri satu kali dengan catatan gol memasukkan lima kali dan kemasukan empat gol. Sedangkan Timnas Indonesia U23 menang dua kali dan hanya kalah satu kali. Total, gol dan kebobolan Indonesia adalah 8-9. Setidaknya, Indonesia lebih agresif dalam urusan menciptakan gol.

Indonesia U-23 juga patut berbangga karena harus melewati kompetisi yang jauh lebih ketat ketimbang perjalanan Guinea.

Baca Juga :  Brunei vs Indonesia: Terus Menyerang

Indonesia harus menjalani enam pertandingan sebelum melakoni laga playoff 9 Mei itu, sedangkan Guinea hanya melewati lima laga.

Berbeda dengan turnamen serupa di Afrika yang hanya diikuti 8 tim, Indonesia dalam Piala Asia U23 2024 diikuti hingga 16 tim.

Namun begitu, Indonesia tetap harus berhati-hati terlebih karena keunggulan fisik para pemain Afrika pada umumnya.

Terlebih saat ini pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan para pemain Timnas Indonesia U23 tengah dalam kondisi kelelahan usai menjalani jadwal padat di Qatar dan melawan Irak dalam perebutan peringkat ketiga Piala Asia U23 2024.

Shin Tae-yong kini tengah fokus memulihkan kondisi fisik pasukannya untuk menghadapi Guinea pada babak playoff Olimpiade Paris 2024.

Timnas Indonesia U23 harus kembali ke setting awal, bermain tanpa beban dan lepas seperti saat tampil melawan Australia, Yordania, dan Korea Selatan.

Indonesai juga harus percaya warga +62 termasuk Presiden Joko Widodo tetap mendukung penuh Garuda Muda.

Di Instagram @jokowi, Jokowi tetap mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia U23 setelah hasil pertandingan Indonesia vs Irak di perebutan peringkat ketiga Piala Asia U-23 2024 yang berakhir dengan kekalahan pada Kamis malam (2/5/2024).

Jokowi meminta Timnas Indonesia U23 tetap semangat merebut tiket Olimpiade Paris 2024 dalam laga playoff.

“Tetap semangat, Garuda Muda, rebutlah tiket Olimpiade Paris 2024 di laga playoff melawan Guinea,” ujarnya. (pojoksatu/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru