24.3 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026

Gol Mihailo Perovic Dianulir Wasit, Persebaya Surabaya Berbagi Angka dengan Dewa United di GBT

Gol Mihailo Perovic dianulir wasit, Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka dengan Dewa United setelah laga berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/20206).

Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan Pekan ke-19 Super League 2025/2026 saat publik tuan rumah sempat bersorak sebelum keputusan wasit memupus kemenangan.

Bermain di hadapan Bonek, Persebaya Surabaya tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung menekan pertahanan Dewa United.

Namun, tim tamu juga berani meladeni permainan terbuka dengan beberapa kali mencoba peruntungan lewat serangan cepat.

Peluang pertama tercipta pada menit ketiga saat Theo Fillo B.D. Numberi melepaskan tembakan, meski bola masih melenceng dari sasaran. Dua menit berselang, gelandang Dewa United itu justru diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras di lini tengah.

Persebaya Surabaya mulai menemukan ritme permainan dengan menguasai penguasaan bola dan menekan lewat kedua sayap.

Jefferson Junio Antonio da Silva sempat mencoba peruntungan di menit ke-13, tetapi tembakannya masih mampu diblok barisan belakang Dewa United.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Aklamasi, Ade Supriyadi Nahkodai Perpani Kalteng Lagi

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-22 melalui Francisco Israel Rivera Davalos yang sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Gol tersebut lahir berkat kerja sama apik dengan Arief Catur Pamungkas yang tak hanya memberi assist, tetapi juga menciptakan peluang krusial.

Keunggulan 1-0 tak bertahan lama karena Dewa United mampu merespons cepat tujuh menit kemudian.

Muhammad Kafiatur Rizky menyamakan skor lewat tembakan tepat sasaran setelah menerima assist dari Theo Fillo B.D. Numberi yang tampil aktif di lini serang.

Pertandingan semakin keras dan penuh tensi setelah gol balasan tersebut. Puncaknya terjadi pada menit ke-37 ketika Nick Anna Maria Francois Kuipers diganjar kartu merah usai pelanggaran yang dinilai wasit terlalu berbahaya.

Unggul jumlah pemain, Persebaya Surabaya meningkatkan intensitas serangan hingga akhir babak pertama.

Namun, sejumlah peluang dari Risto Mitrevski dan Toni Firmansyah belum mampu mengubah skor yang bertahan 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya langsung melakukan dua pergantian pemain untuk menambah daya gedor.

Baca Juga :  Opsi Ideal, Liga 2 Dimainkan di Sumatera dan Kalimantan

Masuknya Pedro Ricardo Rodrigues de Matos dan Rachmat Irianto membuat aliran bola tuan rumah lebih hidup.

Tekanan berlanjut dengan peluang emas di menit ke-49 saat Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas melepaskan tembakan tepat sasaran.

Sayangnya, kiper Dewa United masih mampu menggagalkan peluang tersebut meski situasi cukup berbahaya.

Persebaya Surabaya terus mengepung pertahanan lawan, sementara Dewa United memilih bermain lebih rapat sambil mengandalkan serangan balik.

Beberapa peluang tercipta, termasuk dari Arief Catur Pamungkas dan Malik Risaldi, tetapi akurasi masih menjadi masalah.

Momen paling dramatis terjadi pada menit ke-88 ketika Mihailo Perovic mencetak gol lewat tembakan akurat memanfaatkan assist Risto Mitrevski.

Stadion Gelora Bung Tomo bergemuruh, namun wasit menganulir gol tersebut sehingga skor tetap 1-1.

Keputusan itu memicu kekecewaan pemain dan suporter Persebaya Surabaya karena gol dianggap sah oleh banyak pihak di stadion.

Hingga tambahan waktu lima menit berakhir, skor tidak berubah dan Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan ditahan imbang Dewa United di kandang sendiri.(jpc)

Gol Mihailo Perovic dianulir wasit, Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka dengan Dewa United setelah laga berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/20206).

Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan Pekan ke-19 Super League 2025/2026 saat publik tuan rumah sempat bersorak sebelum keputusan wasit memupus kemenangan.

Bermain di hadapan Bonek, Persebaya Surabaya tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung menekan pertahanan Dewa United.

Electronic money exchangers listing

Namun, tim tamu juga berani meladeni permainan terbuka dengan beberapa kali mencoba peruntungan lewat serangan cepat.

Peluang pertama tercipta pada menit ketiga saat Theo Fillo B.D. Numberi melepaskan tembakan, meski bola masih melenceng dari sasaran. Dua menit berselang, gelandang Dewa United itu justru diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras di lini tengah.

Persebaya Surabaya mulai menemukan ritme permainan dengan menguasai penguasaan bola dan menekan lewat kedua sayap.

Jefferson Junio Antonio da Silva sempat mencoba peruntungan di menit ke-13, tetapi tembakannya masih mampu diblok barisan belakang Dewa United.

Baca Juga :  Aklamasi, Ade Supriyadi Nahkodai Perpani Kalteng Lagi

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-22 melalui Francisco Israel Rivera Davalos yang sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Gol tersebut lahir berkat kerja sama apik dengan Arief Catur Pamungkas yang tak hanya memberi assist, tetapi juga menciptakan peluang krusial.

Keunggulan 1-0 tak bertahan lama karena Dewa United mampu merespons cepat tujuh menit kemudian.

Muhammad Kafiatur Rizky menyamakan skor lewat tembakan tepat sasaran setelah menerima assist dari Theo Fillo B.D. Numberi yang tampil aktif di lini serang.

Pertandingan semakin keras dan penuh tensi setelah gol balasan tersebut. Puncaknya terjadi pada menit ke-37 ketika Nick Anna Maria Francois Kuipers diganjar kartu merah usai pelanggaran yang dinilai wasit terlalu berbahaya.

Unggul jumlah pemain, Persebaya Surabaya meningkatkan intensitas serangan hingga akhir babak pertama.

Namun, sejumlah peluang dari Risto Mitrevski dan Toni Firmansyah belum mampu mengubah skor yang bertahan 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya langsung melakukan dua pergantian pemain untuk menambah daya gedor.

Baca Juga :  Opsi Ideal, Liga 2 Dimainkan di Sumatera dan Kalimantan

Masuknya Pedro Ricardo Rodrigues de Matos dan Rachmat Irianto membuat aliran bola tuan rumah lebih hidup.

Tekanan berlanjut dengan peluang emas di menit ke-49 saat Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas melepaskan tembakan tepat sasaran.

Sayangnya, kiper Dewa United masih mampu menggagalkan peluang tersebut meski situasi cukup berbahaya.

Persebaya Surabaya terus mengepung pertahanan lawan, sementara Dewa United memilih bermain lebih rapat sambil mengandalkan serangan balik.

Beberapa peluang tercipta, termasuk dari Arief Catur Pamungkas dan Malik Risaldi, tetapi akurasi masih menjadi masalah.

Momen paling dramatis terjadi pada menit ke-88 ketika Mihailo Perovic mencetak gol lewat tembakan akurat memanfaatkan assist Risto Mitrevski.

Stadion Gelora Bung Tomo bergemuruh, namun wasit menganulir gol tersebut sehingga skor tetap 1-1.

Keputusan itu memicu kekecewaan pemain dan suporter Persebaya Surabaya karena gol dianggap sah oleh banyak pihak di stadion.

Hingga tambahan waktu lima menit berakhir, skor tidak berubah dan Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan ditahan imbang Dewa United di kandang sendiri.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/