28.4 C
Jakarta
Tuesday, February 24, 2026

Habib Ismail Buka Jalan, Rahmanto Ambil Alih Kepemimpinan PKB Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pergantian kepemimpinan terjadi di tubuh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah. Habib Ismail bin Yahya secara resmi melepas jabatan Ketua DPW PKB Kalteng dan membuka jalan bagi Rahmanto untuk mengambil alih kepemimpinan partai.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi regenerasi internal PKB Kalteng, sekaligus upaya menyiapkan kader potensial agar estafet kepemimpinan berjalan mulus.

Habib Ismail menegaskan, keputusannya mundur dari posisi Ketua Tanfidz diambil secara sadar demi memberi ruang kepada Rahmanto.

“Rahmanto ini memang kader yang kami siapkan untuk memimpin PKB ke depan. Dia loyal terhadap partai dan terpilih sesuai dengan keinginan teman-teman,” ujar Habib Ismail, Minggu (25/1/26).

Baca Juga :  Kampanye Awal Tahun, Gibran Temui Kaum Emak-Emak di Pasar Gemolong

Ia mengakui, langkah mundur itu menjadi kunci agar Rahmanto bersedia maju. “Kalau saya tidak mundur, Rahmanto tidak mau mencalonkan diri. Itu alasan utama saya membuka jalan ini,” jelasnya.

Meski menyerahkan kepemimpinan eksekutif partai, Habib Ismail belum sepenuhnya meninggalkan peran politik. Atas permintaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan Rahmanto, ia bersedia mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Syuro.

“Saya sebenarnya ingin pensiun, menikmati masa tua, fokus ibadah, serta mengurus majelis taklim dan pesantren. Tapi karena masih diminta DPP dan Rahmanto, sementara ini saya iyakan dulu,” tuturnya.

Electronic money exchangers listing

Ia menyebut peran tersebut bersifat transisi untuk mendampingi kepengurusan baru hingga pelantikan rampung, sambil menyiapkan figur pengganti ke depan.

Baca Juga :  Peduli Warga, PDIP Bagi 2.000 Masker Kain

Pelantikan pengurus DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan berlangsung serentak di Jakarta pada 3 Februari mendatang.

“Pelantikan serentak tanggal 3 Februari di Jakarta, untuk Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Tanfidz,” jelasnya. Adapun pelantikan lengkap di tingkat daerah direncanakan sebelum Ramadan.

Terkait susunan pengurus harian, khususnya posisi bendahara, Habib Ismail menekankan pentingnya figur yang memahami akuntansi dan memiliki tingkat kepercayaan tinggi dari ketua.

“Bendahara itu jangan yang bersaing dengan ketua. Harus orang yang paham keluar masuk dana dan mengerti akuntansi, supaya tidak ada masalah ke depan,” pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pergantian kepemimpinan terjadi di tubuh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah. Habib Ismail bin Yahya secara resmi melepas jabatan Ketua DPW PKB Kalteng dan membuka jalan bagi Rahmanto untuk mengambil alih kepemimpinan partai.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi regenerasi internal PKB Kalteng, sekaligus upaya menyiapkan kader potensial agar estafet kepemimpinan berjalan mulus.

Habib Ismail menegaskan, keputusannya mundur dari posisi Ketua Tanfidz diambil secara sadar demi memberi ruang kepada Rahmanto.

Electronic money exchangers listing

“Rahmanto ini memang kader yang kami siapkan untuk memimpin PKB ke depan. Dia loyal terhadap partai dan terpilih sesuai dengan keinginan teman-teman,” ujar Habib Ismail, Minggu (25/1/26).

Baca Juga :  Kampanye Awal Tahun, Gibran Temui Kaum Emak-Emak di Pasar Gemolong

Ia mengakui, langkah mundur itu menjadi kunci agar Rahmanto bersedia maju. “Kalau saya tidak mundur, Rahmanto tidak mau mencalonkan diri. Itu alasan utama saya membuka jalan ini,” jelasnya.

Meski menyerahkan kepemimpinan eksekutif partai, Habib Ismail belum sepenuhnya meninggalkan peran politik. Atas permintaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan Rahmanto, ia bersedia mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Syuro.

“Saya sebenarnya ingin pensiun, menikmati masa tua, fokus ibadah, serta mengurus majelis taklim dan pesantren. Tapi karena masih diminta DPP dan Rahmanto, sementara ini saya iyakan dulu,” tuturnya.

Ia menyebut peran tersebut bersifat transisi untuk mendampingi kepengurusan baru hingga pelantikan rampung, sambil menyiapkan figur pengganti ke depan.

Baca Juga :  Peduli Warga, PDIP Bagi 2.000 Masker Kain

Pelantikan pengurus DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan berlangsung serentak di Jakarta pada 3 Februari mendatang.

“Pelantikan serentak tanggal 3 Februari di Jakarta, untuk Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Tanfidz,” jelasnya. Adapun pelantikan lengkap di tingkat daerah direncanakan sebelum Ramadan.

Terkait susunan pengurus harian, khususnya posisi bendahara, Habib Ismail menekankan pentingnya figur yang memahami akuntansi dan memiliki tingkat kepercayaan tinggi dari ketua.

“Bendahara itu jangan yang bersaing dengan ketua. Harus orang yang paham keluar masuk dana dan mengerti akuntansi, supaya tidak ada masalah ke depan,” pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru