24.3 C
Jakarta
Tuesday, January 13, 2026

Prabowo Minta PKB Terus Diawasi, Muhaimin Iskandar Respons Begini

PROKALTENG.CO-Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan koalisi partai pendukung pemerintah kuat. Hal itu disampaikan pada penghujung taklimat awal tahun 2026-nya yang disampaikan pada sesi pembuka retret di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa siang (6/1/2026).

Prabowo kemudian lanjut menyebut bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar harus diawasi terus.

“Di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada. Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih,” ujar Prabowo seraya menutup sesi taklimatnya untuk Kabinet Merah Putih.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, meyakini tidak ada maksud lain di balik kelakar Presiden Prabowo Subianto yang menyebut “PKB harus diawasi terus”.

Baca Juga :  PSU Barito Utara: Pasangan Agi-Saja Unggul, Dugaan Politik Uang Mencuat

“Ya bercanda, bercanda,” ujar Muhaimin selepas retret jilid kedua Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa malam (6/1/2026).

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin juga langsung membantah saat ditanya mengenai kelakar itu sebagai sinyal adanya kekhawatiran terhadap manuver politik PKB pada kemudian hari.

“Nggak, nggak, nggak. Bercanda, begitu-begitu biasalah, sering begitu,” ujar Muhaimin sambil berjalan menuju kendaraannya.

Electronic money exchangers listing

Muhaimin kemudian memastikan tidak ada yang perlu diawasi. “Nggak ada,” ujarnya, dikutip dari ANTARA.

Muhaimin menilai, kelakar semacam itu biasa dialamatkan kepada partainya, terlepas dari adanya ketua umum partai lain dalam ruangan berlangsungnya retret.

Baca Juga :  Prabowo-Gibran Miliki Komitmen Memperjuangkan Perbaikan Kehidupan Kelompok Seniman

“Sering begitu, bercanda begitulah, gojlok’an begitu,” kata Muhaimin.

Sebagaimana diketahui pada Pilpres 2024, Prabowo berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, kemudian pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Pasangan Anies-Muhaimin saat itu diusung oleh PKB, PKS, dan NasDem.

Hanya saja, selepas Pilpres yang dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Gibran, PKB, PKS, dan NasDem menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo.

PKB dan PKS juga mendapatkan jatah kursi menteri, di antaranya Muhaimin, yang merupakan Ketua Umum PKB menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, sementara itu Prof Yassierli, yang sekarang menjabat Menteri Ketenagakerjaan merupakan teknokrat usulan PKS. (bs-sam/fjr)

 

PROKALTENG.CO-Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan koalisi partai pendukung pemerintah kuat. Hal itu disampaikan pada penghujung taklimat awal tahun 2026-nya yang disampaikan pada sesi pembuka retret di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa siang (6/1/2026).

Prabowo kemudian lanjut menyebut bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar harus diawasi terus.

“Di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada. Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih,” ujar Prabowo seraya menutup sesi taklimatnya untuk Kabinet Merah Putih.

Electronic money exchangers listing

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, meyakini tidak ada maksud lain di balik kelakar Presiden Prabowo Subianto yang menyebut “PKB harus diawasi terus”.

Baca Juga :  PSU Barito Utara: Pasangan Agi-Saja Unggul, Dugaan Politik Uang Mencuat

“Ya bercanda, bercanda,” ujar Muhaimin selepas retret jilid kedua Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa malam (6/1/2026).

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin juga langsung membantah saat ditanya mengenai kelakar itu sebagai sinyal adanya kekhawatiran terhadap manuver politik PKB pada kemudian hari.

“Nggak, nggak, nggak. Bercanda, begitu-begitu biasalah, sering begitu,” ujar Muhaimin sambil berjalan menuju kendaraannya.

Muhaimin kemudian memastikan tidak ada yang perlu diawasi. “Nggak ada,” ujarnya, dikutip dari ANTARA.

Muhaimin menilai, kelakar semacam itu biasa dialamatkan kepada partainya, terlepas dari adanya ketua umum partai lain dalam ruangan berlangsungnya retret.

Baca Juga :  Prabowo-Gibran Miliki Komitmen Memperjuangkan Perbaikan Kehidupan Kelompok Seniman

“Sering begitu, bercanda begitulah, gojlok’an begitu,” kata Muhaimin.

Sebagaimana diketahui pada Pilpres 2024, Prabowo berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, kemudian pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Pasangan Anies-Muhaimin saat itu diusung oleh PKB, PKS, dan NasDem.

Hanya saja, selepas Pilpres yang dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Gibran, PKB, PKS, dan NasDem menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Presiden Prabowo.

PKB dan PKS juga mendapatkan jatah kursi menteri, di antaranya Muhaimin, yang merupakan Ketua Umum PKB menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, sementara itu Prof Yassierli, yang sekarang menjabat Menteri Ketenagakerjaan merupakan teknokrat usulan PKS. (bs-sam/fjr)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru