PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mengalami lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang. Hingga H-2 Natal, sebanyak 15.891 penumpang tercatat berangkat dan tiba di bandara ini.
General Manager Bandara Tjilik Riwut, Mohamad Adiwiyatno, memproyeksikan angka tersebut bertambah sekitar 2.950 penumpang pada 23 Desember 2024 lalu.
Menurut Adiwiyatno, peningkatan ini merupakan pencapaian yang cukup besar, mengingat angka tersebut menunjukkan kenaikan rata-rata 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Faktor utama yang mendukung kenaikan ini adalah pembukaan rute baru dari Yogyakarta International Airport (YIA) dan Semarang (SRG). Penambahan rute ini memberikan dampak positif pada jumlah penumpang kami,” ucapnya kepada Prokalteng.co, Selasa (24/12/2024)
Selain rute baru, Jakarta (CGK) tetap menjadi destinasi paling padat yang dilayani oleh berbagai maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, dan Lion Air.
“Sekitar 70% penerbangan kami menuju Jakarta sementara rute lain seperti Surabaya (SUB), Semarang (SRG), dan YIA juga terus menunjukkan pertumbuhan,” tambah Adiwiyatno.
Meskipun permintaan penumpang meningkat, hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan (extra flight). Namun, pihak bandara memastikan pelayanan tetap optimal dengan mengedepankan standar operasional harian. Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan para penumpang.
Dalam mengantisipasi kendala seperti keterlambatan atau pembatalan penerbangan, Bandara Tjilik Riwut bekerja sama dengan maskapai untuk mematuhi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015, tentang manajemen keterlambatan penerbangan. Upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan dan kepastian bagi penumpang selama musim liburan.
Adiwiyatno menyebutkan. Bahwa lonjakan jumlah penumpang ini juga menandakan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas dan layanan Bandara Tjilik Riwut.
“Bandara akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa penerbangan terutama pada saat puncak musim liburan seperti Nataru,” katanya.
Suasana bandara saat ini semakin padat, baik di area keberangkatan maupun kedatangan. Kepadatan ini dipengaruhi oleh musim libur sekolah yang bersamaan dengan momentum libur akhir tahun, sehingga jumlah penumpang diperkirakan terus meningkat hingga tahun baru. (ndo)