29.1 C
Jakarta
Saturday, January 24, 2026

Tren Investasi Emas Meningkat, Pembeli Emas 999 Dominasi Pasar Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tren menjadikan emas sebagai aset pelindung nilai kian digemari masyarakat.

Meskipun harga emas sedang meroket menyentuh level tertinggi tahun ini, minat warga untuk membeli emas dengan tujuan investasi tetap tinggi dan stabil.

Fenomena ini terlihat dari aktivitas transaksi di toko emas daerah pasar besar tradisional Kota Palangka Raya pada, Jum’at (23/1/2026).

Salah seorang pedagang emas, Muhammad Rian (25) mengungkapkan, meskipun harga sedang naik, jumlah pembeli tidak mengalami penurunan.

“Stabil saja. Sejauh ini perbandingannya 50 persen yang beli dan 50 persen yang jual, tetap seimbang,” ujar Rian kepada awak media.

Menurut Rian, pola pikir konsumen saat ini sudah mulai bergeser.

Baca Juga :  26 Tim Ramaikan Turnamen Bola Voli Kapolda Cup di Palangka Raya

Banyak pembeli yang datang bukan sekadar mencari perhiasan untuk penampilan, melainkan spesifik mencari emas kadar 99 atau 24 karat) untuk ditabung.

Electronic money exchangers listing

“Kebanyakan alasannya buat nabung, investasi. Mengikuti tren sekarang, (seperti) fomo investasi,” tambah Rian.

Senasa, pedagang emas lainnya, Muhammad Hafiz Anshari menjelaskan, ada segmentasi yang jelas antara pembeli emas untuk gaya hidup dan pembeli untuk investasi masa depan.

“Kalau jenis ‘Itali’, itu biasanya buat pemakaian sehari-hari atau perhiasan biasa. Tapi kalau yang cari ‘999’, itu biasanya orang untuk investasi,” jelas Hafiz.

Pilihan jatuh pada emas 999 karena harganya yang dinilai lebih mengikuti standar pasar, sehingga lebih menguntungkan saat dijual kembali meskipun harganya kini telah menyentuh Rp 2.700.000 per gram.

Baca Juga :  Pinang Paylater Permudah Pelaku Usaha AgenBRILink Akses Permodalan

Kondisi pasar yang seimbang antara pembeli dan penjual ini menandakan bahwa daya beli masyarakat untuk instrumen investasi emas masih terjaga meski di tengah lonjakan harga. (Her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tren menjadikan emas sebagai aset pelindung nilai kian digemari masyarakat.

Meskipun harga emas sedang meroket menyentuh level tertinggi tahun ini, minat warga untuk membeli emas dengan tujuan investasi tetap tinggi dan stabil.

Fenomena ini terlihat dari aktivitas transaksi di toko emas daerah pasar besar tradisional Kota Palangka Raya pada, Jum’at (23/1/2026).

Electronic money exchangers listing

Salah seorang pedagang emas, Muhammad Rian (25) mengungkapkan, meskipun harga sedang naik, jumlah pembeli tidak mengalami penurunan.

“Stabil saja. Sejauh ini perbandingannya 50 persen yang beli dan 50 persen yang jual, tetap seimbang,” ujar Rian kepada awak media.

Menurut Rian, pola pikir konsumen saat ini sudah mulai bergeser.

Baca Juga :  26 Tim Ramaikan Turnamen Bola Voli Kapolda Cup di Palangka Raya

Banyak pembeli yang datang bukan sekadar mencari perhiasan untuk penampilan, melainkan spesifik mencari emas kadar 99 atau 24 karat) untuk ditabung.

“Kebanyakan alasannya buat nabung, investasi. Mengikuti tren sekarang, (seperti) fomo investasi,” tambah Rian.

Senasa, pedagang emas lainnya, Muhammad Hafiz Anshari menjelaskan, ada segmentasi yang jelas antara pembeli emas untuk gaya hidup dan pembeli untuk investasi masa depan.

“Kalau jenis ‘Itali’, itu biasanya buat pemakaian sehari-hari atau perhiasan biasa. Tapi kalau yang cari ‘999’, itu biasanya orang untuk investasi,” jelas Hafiz.

Pilihan jatuh pada emas 999 karena harganya yang dinilai lebih mengikuti standar pasar, sehingga lebih menguntungkan saat dijual kembali meskipun harganya kini telah menyentuh Rp 2.700.000 per gram.

Baca Juga :  Pinang Paylater Permudah Pelaku Usaha AgenBRILink Akses Permodalan

Kondisi pasar yang seimbang antara pembeli dan penjual ini menandakan bahwa daya beli masyarakat untuk instrumen investasi emas masih terjaga meski di tengah lonjakan harga. (Her)

Terpopuler

Artikel Terbaru