BUNTOK, PROKALTENG.CO – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok menjelaskan bahwa pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayahnya merupakan dampak gangguan teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) dalam Sistem Kelistrikan Kalimantan. Pengaturan operasi kelistrikan dilakukan secara terbatas untuk menjaga keandalan sistem hingga proses pemulihan selesai.
Kepala ULP Buntok, Vivin Aprianor, menjelaskan bahwa wilayah kerja ULP Buntok turut terdampak sebagai bagian dari Sistem Kelistrikan Kalimantan.
“Pengaturan operasi kelistrikan ini dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem hingga proses pemulihan selesai. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan serta mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Vivin, Rabu (1/7).
PLN menegaskan bahwa gangguan tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer.
Saat ini pasokan energi primer berada dalam kondisi aman.
PLN juga terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan, mengoptimalkan operasi unit pembangkit yang tersedia, serta meminimalkan dampak kepada pelanggan.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kondisi ini.
Perseroan berkomitmen untuk terus mengerahkan personel dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar proses pemulihan dapat berlangsung secepat mungkin dan kondisi sistem kelistrikan kembali normal.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan listrik secara bijak selama proses pemulihan berlangsung.(ena/kpg)
BUNTOK, PROKALTENG.CO – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok menjelaskan bahwa pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayahnya merupakan dampak gangguan teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) dalam Sistem Kelistrikan Kalimantan. Pengaturan operasi kelistrikan dilakukan secara terbatas untuk menjaga keandalan sistem hingga proses pemulihan selesai.
Kepala ULP Buntok, Vivin Aprianor, menjelaskan bahwa wilayah kerja ULP Buntok turut terdampak sebagai bagian dari Sistem Kelistrikan Kalimantan.
“Pengaturan operasi kelistrikan ini dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem hingga proses pemulihan selesai. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan serta mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Vivin, Rabu (1/7).
PLN menegaskan bahwa gangguan tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer.
Saat ini pasokan energi primer berada dalam kondisi aman.
PLN juga terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan, mengoptimalkan operasi unit pembangkit yang tersedia, serta meminimalkan dampak kepada pelanggan.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kondisi ini.
Perseroan berkomitmen untuk terus mengerahkan personel dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar proses pemulihan dapat berlangsung secepat mungkin dan kondisi sistem kelistrikan kembali normal.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan listrik secara bijak selama proses pemulihan berlangsung.(ena/kpg)