alexametrics
23.1 C
Palangkaraya
Wednesday, August 17, 2022

Generasi Muda LDII Diminta Memiliki Keahlian dan Memegang Teguh Akidah

KUALA KAPUAS – DPD Lembaga Dakwah Islam
Indonesia (LDII) Kapuas menggelar ajang kreativitas anak saleh (AKAS). Kegiatan
yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajir Kuala Kapuas, Minggu (24/11) itu diikuti
119 peserta dari lima PC LDII se-kabupaten Kapuas. 

Ketua DPD LDII Kapuas Kamaludin mengharapkan,
ke depan generasi penerus LDII memiliki keahlian. “Saya mengharapkan
nantinya generasi muda ini bisa sukses. Baik yang mengabdikan diri di
pemerintahan maupun yang berwiraswaata dengan tetap memegang teguh akidah sesuai
tuntunan Alquran dan Hadist,” harap Kamaludin. 

Dia mengungkapkan, ke
depan  pemerintah ingin miliki SDM yang unggul. “Untuk
mewujudkan itu, kita juga turut ambil peran dan kita mulai dari sini. Kita
didik anak-anak agar memiliki sifat jujur, rukun kompak. Sehingga apa yang
dicita-citakan sukses,” ujarnya. 

Baca Juga :  Tahun Depan Mulai Realisasi Alat Berat

Menurut Kamaludin, LDII juga memiliki peran
penting dalam pembangunan di Indonesia. “Dalam pembangunan SDM, kita
berkomitmen mencetak pribadi-pribadi yang taat ibadah,” tegas
Kamaludin. 

Sementara itu, Dewan Penasihat LDII Kapuas H
Subagio mengungkapkan, kegiatan tersebut sekaligus untuk meningkatkan ukuwah
Islamiah. 

“Melalui kegiatan ini juga kami harapkan
akan meningkatkan kemampuan anak-anak sesuai bakatnya,” kata
Subagio. 

Dia juga mengharapkan agar generasi muda
menjadi generasi yang paham pendidikan agama Islam sesuai tuntutan Alquran dan
Hadist. “Apalagi 10 sampai 15 tahun ke depan mereka akan meneruskan
estavet kepemimpinan. Untuk itu perlu kita bekali ilmu agama yang cukup,”
tandasnya. 

Untuk materi lomba yang diperlombakan bagi
peserta tingkat PAUD yakni mewarnai dan menggambar. Untuk tingkat TK yakni
hafalan doa, praktik salat dan azan. 

Baca Juga :  Sebelum Dinyatakan Layak Memegang Senpi, 23 Polisi Dites Psikologis

Selanjutnya untuk
praremaja yang diperlombakan yakni cerdas cermat, azan dan bacaan Alquran.
Terakhir untuk muda-mudi materi yang diperlombakan yakni ceramah nasihat,
hafalan materi pondok dan makna keterangan Alquran. (art/OL) 

KUALA KAPUAS – DPD Lembaga Dakwah Islam
Indonesia (LDII) Kapuas menggelar ajang kreativitas anak saleh (AKAS). Kegiatan
yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajir Kuala Kapuas, Minggu (24/11) itu diikuti
119 peserta dari lima PC LDII se-kabupaten Kapuas. 

Ketua DPD LDII Kapuas Kamaludin mengharapkan,
ke depan generasi penerus LDII memiliki keahlian. “Saya mengharapkan
nantinya generasi muda ini bisa sukses. Baik yang mengabdikan diri di
pemerintahan maupun yang berwiraswaata dengan tetap memegang teguh akidah sesuai
tuntunan Alquran dan Hadist,” harap Kamaludin. 

Dia mengungkapkan, ke
depan  pemerintah ingin miliki SDM yang unggul. “Untuk
mewujudkan itu, kita juga turut ambil peran dan kita mulai dari sini. Kita
didik anak-anak agar memiliki sifat jujur, rukun kompak. Sehingga apa yang
dicita-citakan sukses,” ujarnya. 

Baca Juga :  Tahun 2020, Harus Dongkrak PAD

Menurut Kamaludin, LDII juga memiliki peran
penting dalam pembangunan di Indonesia. “Dalam pembangunan SDM, kita
berkomitmen mencetak pribadi-pribadi yang taat ibadah,” tegas
Kamaludin. 

Sementara itu, Dewan Penasihat LDII Kapuas H
Subagio mengungkapkan, kegiatan tersebut sekaligus untuk meningkatkan ukuwah
Islamiah. 

“Melalui kegiatan ini juga kami harapkan
akan meningkatkan kemampuan anak-anak sesuai bakatnya,” kata
Subagio. 

Dia juga mengharapkan agar generasi muda
menjadi generasi yang paham pendidikan agama Islam sesuai tuntutan Alquran dan
Hadist. “Apalagi 10 sampai 15 tahun ke depan mereka akan meneruskan
estavet kepemimpinan. Untuk itu perlu kita bekali ilmu agama yang cukup,”
tandasnya. 

Untuk materi lomba yang diperlombakan bagi
peserta tingkat PAUD yakni mewarnai dan menggambar. Untuk tingkat TK yakni
hafalan doa, praktik salat dan azan. 

Baca Juga :  Hindari Penyebaran Covid-19, Kotim Berlakukan Pembatasan Jam Malam

Selanjutnya untuk
praremaja yang diperlombakan yakni cerdas cermat, azan dan bacaan Alquran.
Terakhir untuk muda-mudi materi yang diperlombakan yakni ceramah nasihat,
hafalan materi pondok dan makna keterangan Alquran. (art/OL) 

Most Read

Artikel Terbaru

/