alexametrics
24.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Sungai Arut Meluap, Sejumlah Warga di Dua Desa Diungsikan

PANGKALAN BUN, KALTENGPOS.CO – Hujan yang mengguyur wilayah
Desa Gandis dan Desa Sambi Kecamatan Arut Utara (Aruta) Kabupaten Kotawaringin
Barat, membuat warga setempat panik. Pasalnya, volume sungai Arut meluap dengan
cepat dan menyebabkan ratusan rumah mengalami kebanjiran.

Akibat kondisi itu, sejumlah warga
harus mengungsi karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Aruta Ipda Rais
Fadhillilah mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi bersama Danramil turun
ke lokasi untuk membantu warga. Satu persatu didatangi untuk memastikan
kondisinya. Selain itu mereka diimbau untuk diungsikan mengantisipasi
terjadinya banjir susulan. Mengingat air masuk kedalam rumah mencapai
ketinggian paha orang dewasa.

“Kami bersinergi dengan TNI
memastikan kondiso warga supaya bisa dievakuasi. Banjir yang terjadi kali ini
cukup membuat warga kaget,” katanya, Senin (18/10).

Baca Juga :  Pinjam Duit Tak Dikembalikan, Penipu Ditangkap di Lamandau

Polsek dan Koramil aruta juga
melakukan evakuasi warga lanjut usia yang rumahnya sudah terendam banjir.
Mereka dibawa ketempat yang lebih aman, mengantisipasi semakin tingginya debit
air di permukiman. Selain itu, warga juga memindahkan barang ke tempat yg lebih
tinggi.

Sementara itu, Muspika setempat sudah
menyiapkan posko banjir yang berada di aula kecamatan. Dan juga mematikan
listrik apabila air semakin naik , antisipasi terjadinya korsleting listrik. “Kami
juga menyerahkan bantuan agar mereka bisa terbantu akibat semua hatya benda
tergenang air,” ungkapnya.

PANGKALAN BUN, KALTENGPOS.CO – Hujan yang mengguyur wilayah
Desa Gandis dan Desa Sambi Kecamatan Arut Utara (Aruta) Kabupaten Kotawaringin
Barat, membuat warga setempat panik. Pasalnya, volume sungai Arut meluap dengan
cepat dan menyebabkan ratusan rumah mengalami kebanjiran.

Akibat kondisi itu, sejumlah warga
harus mengungsi karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Aruta Ipda Rais
Fadhillilah mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi bersama Danramil turun
ke lokasi untuk membantu warga. Satu persatu didatangi untuk memastikan
kondisinya. Selain itu mereka diimbau untuk diungsikan mengantisipasi
terjadinya banjir susulan. Mengingat air masuk kedalam rumah mencapai
ketinggian paha orang dewasa.

“Kami bersinergi dengan TNI
memastikan kondiso warga supaya bisa dievakuasi. Banjir yang terjadi kali ini
cukup membuat warga kaget,” katanya, Senin (18/10).

Baca Juga :  Menjalankan Tugas Harus Dilandasi Keikhlasan

Polsek dan Koramil aruta juga
melakukan evakuasi warga lanjut usia yang rumahnya sudah terendam banjir.
Mereka dibawa ketempat yang lebih aman, mengantisipasi semakin tingginya debit
air di permukiman. Selain itu, warga juga memindahkan barang ke tempat yg lebih
tinggi.

Sementara itu, Muspika setempat sudah
menyiapkan posko banjir yang berada di aula kecamatan. Dan juga mematikan
listrik apabila air semakin naik , antisipasi terjadinya korsleting listrik. “Kami
juga menyerahkan bantuan agar mereka bisa terbantu akibat semua hatya benda
tergenang air,” ungkapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/