30.9 C
Jakarta
Saturday, March 14, 2026

Transaksi SPKLU di Kalselteng Melejit 10 Kali Lipat, PLN: Kendaraan Listrik Makin Diminati

PROKALTENG.CO – Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melonjak tajam sepanjang 2025. Data PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menunjukkan, transaksi pengisian kendaraan listrik meningkat hampir 10 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, tercatat 11.057 transaksi pengisian kendaraan listrik dilakukan di SPKLU yang tersebar di wilayah Kalselteng. Angka ini jauh melampaui capaian 2024 yang hanya mencatat 1.961 transaksi, menandakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan lonjakan penggunaan SPKLU tersebut menjadi sinyal positif berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Peningkatan transaksi SPKLU yang sangat signifikan ini menunjukkan masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari. Ini menandakan ekosistem kendaraan listrik di Kalselteng terus berkembang,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Dukung Penuh Hari Pers Nasional 2025, PLN UID Kalselteng Pasok Listrik Andal Tanpa Kedip

Selain dari sisi transaksi, peningkatan juga terlihat pada konsumsi energi listrik untuk pengisian kendaraan. Sepanjang 2025, total energi yang digunakan mencapai 238.936,19 kWh, naik sekitar 6,6 kali lipat dibandingkan 2024 yang tercatat 35.913,33 kWh.

Menurut Iwan, tren ini tidak lepas dari semakin luasnya infrastruktur pengisian daya serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

“Kami melihat tren yang sangat positif dari peningkatan konsumsi energi di SPKLU. Ini menunjukkan kendaraan listrik mulai menjadi pilihan masyarakat karena dinilai lebih efisien sekaligus ramah lingkungan,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Berdasarkan data operasional PLN, penggunaan SPKLU tertinggi sepanjang 2025 terjadi pada Desember dengan 1.674 transaksi pengisian daya. Angka ini meningkat 416,67 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencatat 324 transaksi.

Baca Juga :  Kedepankan Sikap Humanis, 65 Personel Polresta Palangkaraya Kawal Aksi Damai di PN

PLN UID Kalselteng pun berencana terus memperluas infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Ke depan, kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha untuk menambah SPKLU di lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, hingga alun-alun kota yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” kata Iwan.

Dengan langkah tersebut, PLN berharap penggunaan kendaraan listrik di wilayah Kalselteng terus meningkat seiring semakin mudahnya akses masyarakat terhadap fasilitas pengisian daya. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia. (tim)

PROKALTENG.CO – Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melonjak tajam sepanjang 2025. Data PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menunjukkan, transaksi pengisian kendaraan listrik meningkat hampir 10 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, tercatat 11.057 transaksi pengisian kendaraan listrik dilakukan di SPKLU yang tersebar di wilayah Kalselteng. Angka ini jauh melampaui capaian 2024 yang hanya mencatat 1.961 transaksi, menandakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan lonjakan penggunaan SPKLU tersebut menjadi sinyal positif berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Electronic money exchangers listing

“Peningkatan transaksi SPKLU yang sangat signifikan ini menunjukkan masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari. Ini menandakan ekosistem kendaraan listrik di Kalselteng terus berkembang,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Dukung Penuh Hari Pers Nasional 2025, PLN UID Kalselteng Pasok Listrik Andal Tanpa Kedip

Selain dari sisi transaksi, peningkatan juga terlihat pada konsumsi energi listrik untuk pengisian kendaraan. Sepanjang 2025, total energi yang digunakan mencapai 238.936,19 kWh, naik sekitar 6,6 kali lipat dibandingkan 2024 yang tercatat 35.913,33 kWh.

Menurut Iwan, tren ini tidak lepas dari semakin luasnya infrastruktur pengisian daya serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

“Kami melihat tren yang sangat positif dari peningkatan konsumsi energi di SPKLU. Ini menunjukkan kendaraan listrik mulai menjadi pilihan masyarakat karena dinilai lebih efisien sekaligus ramah lingkungan,” jelasnya.

Berdasarkan data operasional PLN, penggunaan SPKLU tertinggi sepanjang 2025 terjadi pada Desember dengan 1.674 transaksi pengisian daya. Angka ini meningkat 416,67 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencatat 324 transaksi.

Baca Juga :  Kedepankan Sikap Humanis, 65 Personel Polresta Palangkaraya Kawal Aksi Damai di PN

PLN UID Kalselteng pun berencana terus memperluas infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Ke depan, kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha untuk menambah SPKLU di lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, hingga alun-alun kota yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” kata Iwan.

Dengan langkah tersebut, PLN berharap penggunaan kendaraan listrik di wilayah Kalselteng terus meningkat seiring semakin mudahnya akses masyarakat terhadap fasilitas pengisian daya. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru