PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi heroik dr. Rosa, seorang dokter yang membantu persalinan darurat di dalam mobil menuai pujian luas. Apresiasi tinggi juga diberikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang juga Plt. Direktur Rumah Sakit Doris Sylvanus, Dr.Suyuti Syamsul.
Menanggapi peristiwa tersebut, Dr. Suyuti menegaskan bahwa tindakan cepat dr. Rosa bukan hanya sekadar aksi kemanusiaan, melainkan wujud kepatuhan terhadap amanah profesi dan hukum yang berlaku bagi tenaga medis.
“Pada dasarnya semua dokter diwajibkan oleh Undang-Undang untuk memberikan pertolongan pertama pada kedaruratan medis. Baik itu terjadi di dalam rumah sakit maupun di luar rumah sakit,” ujar Dr. Suyuti kepada media, Rabu (28/1/26).
Menurutnya, dr. Rosa telah memberikan contoh teladan dengan menjalankan kewajibannya sebagai dokter meskipun sedang berada dalam situasi yang tidak biasa, yakni saat sedang mengemudi taksi online.
“Dr. Rosa sudah menjalankan dengan baik amanah Undang-Undang tersebut,” ujar Dr. Suyuti.
Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran Dinas Kesehatan Kalteng ini, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Peristiwa ini pun dinilai menjadi bukti bahwa tenaga kesehatan di Kalteng memiliki jiwa pengabdian yang melekat, di mana pun mereka berada.
“Selaku Kepala Dinas Kesehatan, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya sekaligus rasa bangga. Ini menunjukkan bahwa tenaga kesehatan Kalteng memiliki kepedulian yang tinggi pada masalah kemanusiaan,” pungkas Dr. Suyuti.
Diketahui sebelumnya, dr. Rosa menjadi sorotan setelah dirinya dengan sigap membantu proses persalinan seorang penumpang yang hendak melahirkan di dalam mobil yang tengah ia kemudikan. Aksi penyelamatan dramatis tersebut, berhasil menyelamatkan nyawa ibu dan bayinya. Aksinya itu kemudian mendapat banyak respons positif dari masyarakat.
Keberaniannya membantu persalinan darurat tersebut datang karena Rosa berstatus sebagai dokter. Saat kejadian, dia tengah menjalani pekerjaan sampingan menjelang malam hari sebagai mitra pengemudi.
“Saya senang bisa menolong banyak orang, terutama yang membutuhkan penanganan medis. Saya sudah tidak ingat berapa kali membantu. Tapi pengalaman menolong persalinan di dalam mobil itu sangat berkesan,” kata Rosa. (*her)


