Produk WBP Lapas Kasongan Tembus Pasar Palangka Raya, Kerajinan Getah Nyatu Makin Dilirik

PROKALTENG.CO — Produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan kian menunjukkan perkembangan pesat. Kerajinan khas berbahan getah nyatu kini tidak hanya dipasarkan di Galeri Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga mulai merambah Moneng Galeri Palangka Raya. Perluasan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemasaran dan meningkatkan daya saing produk WBP di pasar lokal.

Pengembangan produk juga terus dilakukan. Selain kerajinan pelekat, kini hadir gantungan kunci berbahan getah nyatu dengan sentuhan budaya lokal Kalimantan Tengah, serta gelang lilis lamiang dari manik-manik etnik. Produk terbaru berupa gantungan kunci menjadi favorit karena desainnya sederhana, unik, dan memiliki ciri khas daerah.

Baca Juga :  Mahasiswa UPR Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Keringanan UKT

Selain tersedia di Galeri Dekranasda yang berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 25 Palangka Raya, produk WBP Lapas Kasongan kini juga dipasarkan di Moneng Galeri di Jalan Sisingamangaraja VI Nomor 01A Palangka Raya. Ekspansi ini membuka peluang lebih luas agar produk hasil pembinaan semakin dikenal masyarakat.

Seluruh produk merupakan hasil program pembinaan kemandirian berkelanjutan. Warga binaan dibekali keterampilan mulai dari proses produksi hingga pemahaman dasar pemasaran. Program ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan bahwa pengembangan produk dan perluasan pemasaran merupakan bagian dari komitmen pembinaan. “Penambahan produk baru dan perluasan pemasaran ini membuktikan hasil karya warga binaan mampu berkembang dan bersaing. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka terus berkarya dan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lindungi Konsumen, Disdagperin Kalteng dan BBPOM Sidak Tiga Titik Pasar Ramadan

Dengan penguatan produk dan jaringan pemasaran ini, Lapas Kasongan optimistis karya WBP akan semakin dikenal luas, memberikan nilai ekonomi berkelanjutan, sekaligus mendukung pembinaan yang produktif dan bermakna.(eri)

PROKALTENG.CO — Produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan kian menunjukkan perkembangan pesat. Kerajinan khas berbahan getah nyatu kini tidak hanya dipasarkan di Galeri Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga mulai merambah Moneng Galeri Palangka Raya. Perluasan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemasaran dan meningkatkan daya saing produk WBP di pasar lokal.

Pengembangan produk juga terus dilakukan. Selain kerajinan pelekat, kini hadir gantungan kunci berbahan getah nyatu dengan sentuhan budaya lokal Kalimantan Tengah, serta gelang lilis lamiang dari manik-manik etnik. Produk terbaru berupa gantungan kunci menjadi favorit karena desainnya sederhana, unik, dan memiliki ciri khas daerah.

Baca Juga :  Mahasiswa UPR Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Keringanan UKT

Selain tersedia di Galeri Dekranasda yang berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 25 Palangka Raya, produk WBP Lapas Kasongan kini juga dipasarkan di Moneng Galeri di Jalan Sisingamangaraja VI Nomor 01A Palangka Raya. Ekspansi ini membuka peluang lebih luas agar produk hasil pembinaan semakin dikenal masyarakat.

Electronic money exchangers listing

Seluruh produk merupakan hasil program pembinaan kemandirian berkelanjutan. Warga binaan dibekali keterampilan mulai dari proses produksi hingga pemahaman dasar pemasaran. Program ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan bahwa pengembangan produk dan perluasan pemasaran merupakan bagian dari komitmen pembinaan. “Penambahan produk baru dan perluasan pemasaran ini membuktikan hasil karya warga binaan mampu berkembang dan bersaing. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka terus berkarya dan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lindungi Konsumen, Disdagperin Kalteng dan BBPOM Sidak Tiga Titik Pasar Ramadan

Dengan penguatan produk dan jaringan pemasaran ini, Lapas Kasongan optimistis karya WBP akan semakin dikenal luas, memberikan nilai ekonomi berkelanjutan, sekaligus mendukung pembinaan yang produktif dan bermakna.(eri)

Terpopuler

Artikel Terbaru