BGN Pusat Tinjau Pelaksanaan Program MBG di SDN 6 Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – SDN 6 Palangka Raya mendapat kunjungan tim Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat untuk memantau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan distribusi dan konsumsi makanan oleh siswa berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Kepala SDN 6 Palangka Raya, Bayer, Rabu (21/1/2026).

Selama program berlangsung, menurutnya pihak sekolah secara rutin menyampaikan laporan harian kepada pemerintah pusat sebagai bentuk pengawasan pelaksanaan MBG.

“Kami setiap hari mengirim laporan berupa foto dan video kegiatan makan anak-anak agar bantuan dari pemerintah pusat benar-benar sampai dan terlaksana di sekolah,” katanya.

Selain laporan administrasi, kehadiran tim pusat dinilai penting untuk melihat langsung kondisi nyata di lapangan terkait pelaksanaan program.

Baca Juga :  Diduga Edarkan Kosmetik Tanpa Izin, Polisi Amankan 2 Wanita di Palangkaraya

“Dengan turun langsung, BGN bisa memastikan sendiri proses penerimaan makanan sampai dikonsumsi oleh siswa berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Terkait respons murid terhadap menu MBG, pihak sekolah menilai perbedaan selera merupakan hal yang wajar.

Electronic money exchangers listing

“Ada sekitar 10 sampai 20 anak yang mungkin kurang suka, tetapi secara umum yang menyukai jauh lebih banyak dan itu masih tergolong normal,” tambahnya.

Sekolah juga terus menjalin koordinasi dengan penyedia makanan untuk menyampaikan masukan dari siswa sebagai bahan evaluasi.

“Sisa makanan yang tidak habis kami sampaikan ke penyedia agar menu ke depan bisa diperbaiki dan lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” tutupnya. (*adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – SDN 6 Palangka Raya mendapat kunjungan tim Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat untuk memantau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan distribusi dan konsumsi makanan oleh siswa berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Kepala SDN 6 Palangka Raya, Bayer, Rabu (21/1/2026).

Selama program berlangsung, menurutnya pihak sekolah secara rutin menyampaikan laporan harian kepada pemerintah pusat sebagai bentuk pengawasan pelaksanaan MBG.

Electronic money exchangers listing

“Kami setiap hari mengirim laporan berupa foto dan video kegiatan makan anak-anak agar bantuan dari pemerintah pusat benar-benar sampai dan terlaksana di sekolah,” katanya.

Selain laporan administrasi, kehadiran tim pusat dinilai penting untuk melihat langsung kondisi nyata di lapangan terkait pelaksanaan program.

Baca Juga :  Diduga Edarkan Kosmetik Tanpa Izin, Polisi Amankan 2 Wanita di Palangkaraya

“Dengan turun langsung, BGN bisa memastikan sendiri proses penerimaan makanan sampai dikonsumsi oleh siswa berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Terkait respons murid terhadap menu MBG, pihak sekolah menilai perbedaan selera merupakan hal yang wajar.

“Ada sekitar 10 sampai 20 anak yang mungkin kurang suka, tetapi secara umum yang menyukai jauh lebih banyak dan itu masih tergolong normal,” tambahnya.

Sekolah juga terus menjalin koordinasi dengan penyedia makanan untuk menyampaikan masukan dari siswa sebagai bahan evaluasi.

“Sisa makanan yang tidak habis kami sampaikan ke penyedia agar menu ke depan bisa diperbaiki dan lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” tutupnya. (*adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru