NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Tren kenaikan harga emas yang terus merangkak naik dalam sebulan terakhir memicu perhatian khusus dari aparat kepolisian.
Guna mengantisipasi potensi kerawanan dan menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), personel piket Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lamandau melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi sejumlah toko emas, Jumat (20/2).
Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri dalam mengamankan objek vital yang rentan menjadi sasaran tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan pemberatan (Curat) maupun pencurian dengan kekerasan (Curas).
Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya memantau situasi sekitar, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pemilik dan karyawan toko untuk memastikan standar pengamanan terpenuhi.
Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman. Sekaligus mengingatkan pelaku usaha agar tidak lengah.
“Anggota di lapangan memberikan imbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan, memastikan sistem keamanan seperti CCTV berfungsi dengan baik, serta tidak menyimpan barang berharga dalam jumlah besar tanpa pengamanan maksimal,” ungkap AKBP Joko Handono kepada wartawan.
Selain pengecekan fisik, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya respons cepat jika ditemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi usaha. Masyarakat diminta untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas layanan kepolisian yang tersedia.
“Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke Polres Lamandau atau hubungi 110 layanan darurat Polri,” pungkasnya.
Melalui patroli rutin ini, diharapkan wilayah hukum Polres Lamandau tetap kondusif, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perdagangan logam mulia, dapat berjalan dengan aman dan nyaman di tengah fluktuasi harga pasar. (bib)


