Pertisipasi Kalteng Expo, Dinas PUPR Suguhkan Maket Proyek Strategis

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah terus berupaya mempercantik wajah kota dan meningkatkan fasilitas publik di Palangka Raya. Memanfaatkan momentum pameran Kalteng Expo yang sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyosialisasikan sejumlah proyek strategis yang tengah digarap. Proyek penataan kawasan Bundaran Besar dan pembenahan fasilitas olahraga di kawasan Mantikei menjadi suguhan utama di stand PUPR .

Kepala Dinas PUPR, Juni Gultom menyampaikan bahwa rancangan dan konsep pembangunan ruang publik tersebut, sengaja dipamerkan agar masyarakat mengetahui arah pembangunan infrastruktur yang direncanakan oleh pemerintah daerah di momen hari jadi provinsi ini.

“Di (Kalteng Expo) ini kita tampilkan konsep yang akan dibangun di sekitar Bundaran Besar Palangka Raya dan juga Mantikei. Untuk Mantikei, kita akan melengkapi semua sarana dan prasarana olahraganya sebagaimana yang kita tampilkan hari ini,” ujar Juni saat dibincangi prokalteng.co, Minggu (18/5/2026).

Baca Juga :  Pentingnya Keadilan Pembangunan Agar Mendapatkan Porsi Sama Dalam Hal Infrastruktur

Selain kedua kawasan publik tersebut, Juni menambahkan bahwa pihaknya juga turut memamerkan sebuah maket rencana pembangunan jembatan yang ke depannya akan direalisasikan di wilayah Kalimantan Tengah.

Terkait garis waktu pelaksanaan pembangunan, Juni memastikan bahwa proyek-proyek strategis tersebut akan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2026. Saat ini, pihaknya tengah bersiap untuk tahapan administrasi dan lelang.

“Proyeknya kita mulai tahun 2026 ini. Mudah-mudahan bisa berkontrak antara bulan Juni dan Juli, yang artinya kita sudah mulai kontrak secara bertahap. Harapannya, seluruh proyek ini selesai di tahun 2027,” jelasnya.

Lebih lanjut, Juni Gultom menilai bahwa Kalteng Expo memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi. Ia berharap pameran ini tidak sekadar menjadi hiburan perayaan tahunan, melainkan wadah transparansi rencana pembangunan daerah.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tingkatkan Kewaspadaan dan Deteksi Dini Potensi Konflik Menjelang Pemilu 2024

“Harapannya, dengan adanya expo ini bisa menjadi ajang sosialisasi antara masyarakat dengan pemerintah, serta pihak swasta. Ini adalah momentum untuk mempublikasikan hal-hal yang akan dibangun pemerintah, terutama di ruang-ruang publik,”ujarnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah terus berupaya mempercantik wajah kota dan meningkatkan fasilitas publik di Palangka Raya. Memanfaatkan momentum pameran Kalteng Expo yang sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyosialisasikan sejumlah proyek strategis yang tengah digarap. Proyek penataan kawasan Bundaran Besar dan pembenahan fasilitas olahraga di kawasan Mantikei menjadi suguhan utama di stand PUPR .

Kepala Dinas PUPR, Juni Gultom menyampaikan bahwa rancangan dan konsep pembangunan ruang publik tersebut, sengaja dipamerkan agar masyarakat mengetahui arah pembangunan infrastruktur yang direncanakan oleh pemerintah daerah di momen hari jadi provinsi ini.

“Di (Kalteng Expo) ini kita tampilkan konsep yang akan dibangun di sekitar Bundaran Besar Palangka Raya dan juga Mantikei. Untuk Mantikei, kita akan melengkapi semua sarana dan prasarana olahraganya sebagaimana yang kita tampilkan hari ini,” ujar Juni saat dibincangi prokalteng.co, Minggu (18/5/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pentingnya Keadilan Pembangunan Agar Mendapatkan Porsi Sama Dalam Hal Infrastruktur

Selain kedua kawasan publik tersebut, Juni menambahkan bahwa pihaknya juga turut memamerkan sebuah maket rencana pembangunan jembatan yang ke depannya akan direalisasikan di wilayah Kalimantan Tengah.

Terkait garis waktu pelaksanaan pembangunan, Juni memastikan bahwa proyek-proyek strategis tersebut akan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2026. Saat ini, pihaknya tengah bersiap untuk tahapan administrasi dan lelang.

“Proyeknya kita mulai tahun 2026 ini. Mudah-mudahan bisa berkontrak antara bulan Juni dan Juli, yang artinya kita sudah mulai kontrak secara bertahap. Harapannya, seluruh proyek ini selesai di tahun 2027,” jelasnya.

Lebih lanjut, Juni Gultom menilai bahwa Kalteng Expo memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi. Ia berharap pameran ini tidak sekadar menjadi hiburan perayaan tahunan, melainkan wadah transparansi rencana pembangunan daerah.

Baca Juga :  Tingkatkan Kewaspadaan dan Deteksi Dini Potensi Konflik Menjelang Pemilu 2024

“Harapannya, dengan adanya expo ini bisa menjadi ajang sosialisasi antara masyarakat dengan pemerintah, serta pihak swasta. Ini adalah momentum untuk mempublikasikan hal-hal yang akan dibangun pemerintah, terutama di ruang-ruang publik,”ujarnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru