KASONGAN, PROKALTENG.CO – Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Katingan menggelar kegiatan ibadah basarah secara khidmat, Rabu (14/1). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Siwaratri, hari suci umat Hindu yang memperingati perjuangan Dewa Siwa dalam menyelamatkan alam semesta.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan Batara Hutasoit menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi warga binaan Hindu dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Kami berkomitmen mendukung kebebasan beragama di dalam lapas, sehingga warga binaan dapat merayakan Hari Siwaratri dengan penuh khidmat,” ujarnya
Kegiatan ibadah basarah dipimpin oleh Penyuluh Agama Hindu dari Kementerian Agama Kabupaten Katingan, dengan diikuti oleh warga binaan dan petugas Lapas. Agenda mencakup doa bersama, persembahan banten basarah, dan siraman rohani tentang makna Siwaratri sebagai simbol penebusan dosa dan pembaruan diri. Kegiatan berlangsung lancar.
“Inisiatif serupa diharapkan terus digelar untuk hari raya keagamaan lainnya, mendukung program deradikalisasi dan pembinaan karakter di lapas,” tandas Kalapas Narkotika Kasongan ini. (eri)
KASONGAN, PROKALTENG.CO – Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Katingan menggelar kegiatan ibadah basarah secara khidmat, Rabu (14/1). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Siwaratri, hari suci umat Hindu yang memperingati perjuangan Dewa Siwa dalam menyelamatkan alam semesta.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan Batara Hutasoit menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi warga binaan Hindu dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Kami berkomitmen mendukung kebebasan beragama di dalam lapas, sehingga warga binaan dapat merayakan Hari Siwaratri dengan penuh khidmat,” ujarnya
Kegiatan ibadah basarah dipimpin oleh Penyuluh Agama Hindu dari Kementerian Agama Kabupaten Katingan, dengan diikuti oleh warga binaan dan petugas Lapas. Agenda mencakup doa bersama, persembahan banten basarah, dan siraman rohani tentang makna Siwaratri sebagai simbol penebusan dosa dan pembaruan diri. Kegiatan berlangsung lancar.
“Inisiatif serupa diharapkan terus digelar untuk hari raya keagamaan lainnya, mendukung program deradikalisasi dan pembinaan karakter di lapas,” tandas Kalapas Narkotika Kasongan ini. (eri)