29.2 C
Jakarta
Friday, July 12, 2024
spot_img

Banjir Terus Meningkat, Warga Flamboyan Bawah Dievakuasi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga Flamboyan bawah Kelurahan Langkai yang bermukim di kawasan belakang PDAM Palangka Raya, yang rumahnya terendam air hingga sepinggang orang dewasa, Sabtu(13/11) malam akhirnya dievakuasi ke posko pengungsian di SDN 1 Langkai.

Evakuasi yang dilakukan tim gabungan pemerintah kecamatan, kelurahan, BPBD, TNI/Polri dan relawan itu terutama menyasar warga lansia yang menderita sakit sehingga sulit berjalan menuju posko pengungsian.

Selain itu, turut dievakuasi dua remaja bernama Riki dan Riko, yang merupakan penyandang disabilitas, karena terjebak di dalam rumah mereka yang terendam banjir.

“Pantauan air pada Sabtu sore tidak setinggi ini. Tapi sejam kemudian sudah naik hingga 30 cm, dan selepas maghrib ternyata air sudah setinggi pinggang. Warga pun meminta agar bisa segera di evakuasi,” kata Camat Pahandut, Berlianto.

Baca Juga :  Masuk ke Permukiman, Monyet Liar Serang Warga di Palangka Raya

Menindaklanjuti hal tersebut , pihaknya segera mengaktifkan kembali posko darurat banjir yang berada di SDN 1 Langkai. Puluhan warga Jalan S Parman Gang Simponi pun mulai pergi menuju posko pengungsian darurat tersebut.

“Prediksi tim di lapangan, air akan semakin meninggi. Mudahan dengan kesiapan kita dari kecamatan, kelurahan BPBD dan seluruh pihak terkait lainnya akan bisa mengantisipasi dampak banjir,” bebernya.

Sedangkan untuk data warga yang terdampak banjir, pihaknya sementara mencatat sebanyak 180 Kepala Keluarga yang terdampak. Dan saat ini pihaknya sedang terus melakukan pendataan bagi warga di Kecamatan Pahandut yang tergenang banjir. (hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga Flamboyan bawah Kelurahan Langkai yang bermukim di kawasan belakang PDAM Palangka Raya, yang rumahnya terendam air hingga sepinggang orang dewasa, Sabtu(13/11) malam akhirnya dievakuasi ke posko pengungsian di SDN 1 Langkai.

Evakuasi yang dilakukan tim gabungan pemerintah kecamatan, kelurahan, BPBD, TNI/Polri dan relawan itu terutama menyasar warga lansia yang menderita sakit sehingga sulit berjalan menuju posko pengungsian.

Selain itu, turut dievakuasi dua remaja bernama Riki dan Riko, yang merupakan penyandang disabilitas, karena terjebak di dalam rumah mereka yang terendam banjir.

“Pantauan air pada Sabtu sore tidak setinggi ini. Tapi sejam kemudian sudah naik hingga 30 cm, dan selepas maghrib ternyata air sudah setinggi pinggang. Warga pun meminta agar bisa segera di evakuasi,” kata Camat Pahandut, Berlianto.

Baca Juga :  Masuk ke Permukiman, Monyet Liar Serang Warga di Palangka Raya

Menindaklanjuti hal tersebut , pihaknya segera mengaktifkan kembali posko darurat banjir yang berada di SDN 1 Langkai. Puluhan warga Jalan S Parman Gang Simponi pun mulai pergi menuju posko pengungsian darurat tersebut.

“Prediksi tim di lapangan, air akan semakin meninggi. Mudahan dengan kesiapan kita dari kecamatan, kelurahan BPBD dan seluruh pihak terkait lainnya akan bisa mengantisipasi dampak banjir,” bebernya.

Sedangkan untuk data warga yang terdampak banjir, pihaknya sementara mencatat sebanyak 180 Kepala Keluarga yang terdampak. Dan saat ini pihaknya sedang terus melakukan pendataan bagi warga di Kecamatan Pahandut yang tergenang banjir. (hfz)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru