27.6 C
Jakarta
Friday, February 13, 2026

Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Jalan Galaxi Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kebakaran hampir terjadi di permukiman Jalan Galaxi, Kota Palangka Raya, Jumat (13/2/2026) siang. Api dari pembakaran sampah tiba-tiba membesar, membakar pohon pisang dan nyaris merembet ke rumah warga. Beruntung, warga cepat bergerak melakukan pemadaman awal sebelum api meluas.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius soal bahaya membakar sampah sembarangan di kawasan padat penduduk. Sedikit kelalaian saja bisa berujung kebakaran rumah, apalagi saat kondisi cuaca kering dan angin cukup kencang.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto, mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah secara terbuka di lingkungan permukiman.

Baca Juga :  Suara Ayam Mendadak Sunyi, Ternyata Ada Tamu Tak Diundang di Kandang

“Warga harus ekstra waspada saat membakar sampah, terutama di area padat. Mata api bisa terbang terbawa angin dan jatuh ke atap rumah lain. Itu sangat berpotensi memicu kebakaran lebih besar,” ujar Sucipto, Jumat (13/2).

Ia menjelaskan, percikan api yang terbawa angin kerap menjadi pemicu kebakaran tak terduga, terutama pada bangunan dengan material mudah terbakar atau bagian atap yang kering. Kebiasaan meninggalkan api tanpa pengawasan juga menjadi faktor risiko utama.

“Jangan pernah meninggalkan api yang masih menyala tanpa pengawasan. Pastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kalau sampai merembet, bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga tetangga,” tegasnya.

DPKP Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat mempertimbangkan cara pengelolaan sampah yang lebih aman dan tidak membakar sampah secara terbuka di pekarangan rumah.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Titik Awal Api Berada di Tumpukan Barang dan Rak Sepatu

Dalam kejadian di Jalan Galaxi, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil. Namun, peristiwa itu menjadi alarm bahwa kebakaran bisa terjadi hanya karena kelalaian kecil. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kebakaran hampir terjadi di permukiman Jalan Galaxi, Kota Palangka Raya, Jumat (13/2/2026) siang. Api dari pembakaran sampah tiba-tiba membesar, membakar pohon pisang dan nyaris merembet ke rumah warga. Beruntung, warga cepat bergerak melakukan pemadaman awal sebelum api meluas.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius soal bahaya membakar sampah sembarangan di kawasan padat penduduk. Sedikit kelalaian saja bisa berujung kebakaran rumah, apalagi saat kondisi cuaca kering dan angin cukup kencang.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto, mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah secara terbuka di lingkungan permukiman.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Suara Ayam Mendadak Sunyi, Ternyata Ada Tamu Tak Diundang di Kandang

“Warga harus ekstra waspada saat membakar sampah, terutama di area padat. Mata api bisa terbang terbawa angin dan jatuh ke atap rumah lain. Itu sangat berpotensi memicu kebakaran lebih besar,” ujar Sucipto, Jumat (13/2).

Ia menjelaskan, percikan api yang terbawa angin kerap menjadi pemicu kebakaran tak terduga, terutama pada bangunan dengan material mudah terbakar atau bagian atap yang kering. Kebiasaan meninggalkan api tanpa pengawasan juga menjadi faktor risiko utama.

“Jangan pernah meninggalkan api yang masih menyala tanpa pengawasan. Pastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kalau sampai merembet, bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga tetangga,” tegasnya.

DPKP Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat mempertimbangkan cara pengelolaan sampah yang lebih aman dan tidak membakar sampah secara terbuka di pekarangan rumah.

Baca Juga :  Titik Awal Api Berada di Tumpukan Barang dan Rak Sepatu

Dalam kejadian di Jalan Galaxi, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil. Namun, peristiwa itu menjadi alarm bahwa kebakaran bisa terjadi hanya karena kelalaian kecil. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/