UPDATE Kebakaran Gang Sari Palangka Raya, Jumlah yang Terbakar Diperkirakan 20 Sampai 30 Bangunan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran permukiman padat penduduk kembali terjadi di Kota Palangka Raya pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Puluhan rumah warga di kawasan Jalan Murjani. Tepatnya di sekitar Gang Sari, dilaporkan hangus dilahap si jago merah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menyebut timnya langsung bergerak cepat usai menerima laporan.

“Lebih kurang pukul 13.11 WIB mendapat laporan di Call Center 112 telah terjadi kebakaran di Jalan Murjani sekitar Gang Sari,” kata Urianinu saat ditemui di lokasi kejadian.

Titik lokasi kebakaran tersebut tepatnya berada di area permukiman warga di belakang bekas Hotel Rahman.

Baca Juga :  Kepercayaan Bukan Hanya Formalitas, Tetapi Benar-Benar dari Hati yang Lebih Kuat Setiap Saat

“Indikasi awal yang ada yaitu kebakaran dimulai dari salah satu rumah penduduk, kemudian menjalar ke rumah-rumah lainnya,” ungkapnya.

Urianinu memperkirakan luasan area yang hancur akibat amukan api ini mencapai lebih dari satu wilayah Rukun Tetangga (RT).

“Untuk indikasi lokasi mungkin sekitar 1,5 RT lah, informasi dari lapangan. Dengan jumlah rumah kita perkirakan antara 20 sampai 30 rumah,” sebut Urianinu.

Electronic money exchangers listing

Upaya pemadaman tersebut mengerahkan sekitar 40 hingga 50 personel gabungan dari Disdamkarmat, Dinas Kehutanan, hingga relawan Balakar dengan estimasi pemadaman kurang lebih 1 jam hanya untuk memadamkan kobaran api, dan kurang lebih 3 jam saat lakukan pembasahan.

“Insyaallah lebih kurang 45 menit sampai 1 jam kita bisa padamkan titik-titik utama api, dan kemudian dilanjutkan dengan tindakan pendinginan,” jelasnya.

Baca Juga :  Lebih 70 Anak Panti Budi Mulya Terima Sembako dari Aksi Employee Volunteering BPJS Ketenagakerjaan

Pada kejadian ini turut membakar sekolah SMP Darul Ulum yang berada di kawasan tersebut.

“Informasinya seperti itu. Tapi tepat dan kebenarannya mungkin setelah tim investigasi yang nanti akan melaksanakan tugas,” tegasnya.

Saat ini, pihak Disdamkarmat saat ini belum merilis data pasti terkait penyebab kebakaran maupun rincian total kerugian material.

“Dampak orang dan bangunan terdampak, semuanya nanti akan kita turunkan biasanya tim investigasi yang memberikan laporan secara formal dan legal,” pungkas Urianinu. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran permukiman padat penduduk kembali terjadi di Kota Palangka Raya pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Puluhan rumah warga di kawasan Jalan Murjani. Tepatnya di sekitar Gang Sari, dilaporkan hangus dilahap si jago merah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menyebut timnya langsung bergerak cepat usai menerima laporan.

“Lebih kurang pukul 13.11 WIB mendapat laporan di Call Center 112 telah terjadi kebakaran di Jalan Murjani sekitar Gang Sari,” kata Urianinu saat ditemui di lokasi kejadian.

Electronic money exchangers listing

Titik lokasi kebakaran tersebut tepatnya berada di area permukiman warga di belakang bekas Hotel Rahman.

Baca Juga :  Kepercayaan Bukan Hanya Formalitas, Tetapi Benar-Benar dari Hati yang Lebih Kuat Setiap Saat

“Indikasi awal yang ada yaitu kebakaran dimulai dari salah satu rumah penduduk, kemudian menjalar ke rumah-rumah lainnya,” ungkapnya.

Urianinu memperkirakan luasan area yang hancur akibat amukan api ini mencapai lebih dari satu wilayah Rukun Tetangga (RT).

“Untuk indikasi lokasi mungkin sekitar 1,5 RT lah, informasi dari lapangan. Dengan jumlah rumah kita perkirakan antara 20 sampai 30 rumah,” sebut Urianinu.

Upaya pemadaman tersebut mengerahkan sekitar 40 hingga 50 personel gabungan dari Disdamkarmat, Dinas Kehutanan, hingga relawan Balakar dengan estimasi pemadaman kurang lebih 1 jam hanya untuk memadamkan kobaran api, dan kurang lebih 3 jam saat lakukan pembasahan.

“Insyaallah lebih kurang 45 menit sampai 1 jam kita bisa padamkan titik-titik utama api, dan kemudian dilanjutkan dengan tindakan pendinginan,” jelasnya.

Baca Juga :  Lebih 70 Anak Panti Budi Mulya Terima Sembako dari Aksi Employee Volunteering BPJS Ketenagakerjaan

Pada kejadian ini turut membakar sekolah SMP Darul Ulum yang berada di kawasan tersebut.

“Informasinya seperti itu. Tapi tepat dan kebenarannya mungkin setelah tim investigasi yang nanti akan melaksanakan tugas,” tegasnya.

Saat ini, pihak Disdamkarmat saat ini belum merilis data pasti terkait penyebab kebakaran maupun rincian total kerugian material.

“Dampak orang dan bangunan terdampak, semuanya nanti akan kita turunkan biasanya tim investigasi yang memberikan laporan secara formal dan legal,” pungkas Urianinu. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru