29.3 C
Jakarta
Friday, February 13, 2026

Lagi-lagi Tikungan Maut Jalan Soekarno Telan Korban, Mitsubishi Triton Terjun Bebas ke Kanal

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal nyaris merenggut korban jiwa di kawasan Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Rabu (4/2/26) pagi.

Sebuah mobil jenis double cabin Mitsubishi Triton berwarna putih terjun bebas ke dalam kanal (pengaringan) besar di sisi jalan usai menghindari tabrakan dengan pengendara sepeda motor.

Peristiwa nahas ini, menimpa Andra (32), warga Jalan Kecipir, Perumahan Griya Nusantara yang saat itu sedang dalam perjalanan mengantarkan putranya, A’al (6), menuju sekolah. Meski mobil mengalami kerusakan parah akibat terendam air, beruntung dia dan anaknya tersebut selamat tanpa cedera serius.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika Andra berangkat dari kediamannya menuju kawasan Galaxy. Mengingat kondisi lalu lintas pagi hari yang padat di kawasan Jalan T. Tilung, ia memutuskan untuk mengambil jalur alternatif melintasi Jalan Soekarno yang relatif lebih lengang.

Namun, situasi berubah mencekam saat kendaraan memasuki area tikungan maut di Jalan Soekarno. Kondisi cuaca yang saat itu sedang diguyur hujan, diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi jalan dan kendaraan.

Diduga masalah teknis pada sistem pengereman muncul seketika setelah indikator ABS menyala. Andra menuturkan bahwa pedal rem menjadi keras dan sulit dikendalikan. Akibatnya, mobil sempat menghantam pembatas jalan di sekitar tikungan yang kerap terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  DPD RI Kuatkan Sistem Ketatanegaraan Bersama Mahasiswa

“Tadi itu pas masuk tikungan, hujan lebat. Tiba-tiba sensor ABS (Anti-lock Braking System) mobil menyala,” ungkap Andra saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Electronic money exchangers listing

Dalam situasi yang tidak terkendali tersebut, Andra melihat seorang pengendara sepeda motor melaju tepat di jalur depannya. Di hadapkan pada pilihan sulit dalam hitungan detik, Andra memilih untuk membanting setir ke arah kanan menuju parit daripada harus menabrak pemotor tersebut.

“Remnya keras, ngeblong bahasanya. Saya pikir daripada saya melindas orang (pemotor), saya banting kanan. Langsunglah nyebur. Karena posisi awalnya memang sudah nabrak pembatas jalan dulu,” jelas Andra menceritakan detik-detik kronolgi kejadian tersebut.

Mobil Mitsubishi Triton tersebut akhirnya terperosok dan nyungsep masuk ke dalam pengaringan yang cukup dalam. Beruntung, sistem kelistrikan pintu mobil atau mekanisme manual masih dapat berfungsi sesaat sebelum mobil menyentuh air.

Personel tim Rescue Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamat (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Agung Ramadan yang tiba di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa korban memiliki ketenangan yang cukup untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Rekrutmen CPNS-PPPK 2024, Begini Penjelasan Plt BKPSDM Kota Palangkaraya

“Kebetulan pas saat terjun ke bawah pengaringan, pintu mobil sempat dibuka oleh pengemudi. Jadi otomatis mereka tidak terkunci di dalam mobil tersebut,” terang Agung.

Andra dan anaknya, berhasil keluar dari kabin mobil dan naik ke daratan secara mandiri sebelum tim penyelamat tiba. Keduanya dipastikan dalam kondisi aman secara fisik, meski mengalami syok.

“Aman aja, tidak terlalu kebentur keras,” tambah Andra.

Menerima laporan dari layanan darurat Call Center 112, Tim Rescue segera meluncur ke lokasi kejadian yang berada di titik tikungan Jalan Soekarno tersebut. Mengingat posisi mobil yang berada di dalam parit yang curam dan berair, proses evakuasi tidak dapat dilakukan dengan derek biasa.

Agung Ramadan menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian daerah setempat untuk bantuan alat berat.

“Kita kolaborasi bersama Tim Sabhara Polda Kalteng. Pengangkatan badan mobil akan dilakukan menggunakan unit crane milik Sabhara Polda Kalteng,” pungkas Agung.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih dipersiapkan, sementara arus lalu lintas di sekitar Jalan Soekarno sempat melambat karena banyaknya warga yang penasaran melihat lokasi kejadian. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal nyaris merenggut korban jiwa di kawasan Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Rabu (4/2/26) pagi.

Sebuah mobil jenis double cabin Mitsubishi Triton berwarna putih terjun bebas ke dalam kanal (pengaringan) besar di sisi jalan usai menghindari tabrakan dengan pengendara sepeda motor.

Peristiwa nahas ini, menimpa Andra (32), warga Jalan Kecipir, Perumahan Griya Nusantara yang saat itu sedang dalam perjalanan mengantarkan putranya, A’al (6), menuju sekolah. Meski mobil mengalami kerusakan parah akibat terendam air, beruntung dia dan anaknya tersebut selamat tanpa cedera serius.

Electronic money exchangers listing

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika Andra berangkat dari kediamannya menuju kawasan Galaxy. Mengingat kondisi lalu lintas pagi hari yang padat di kawasan Jalan T. Tilung, ia memutuskan untuk mengambil jalur alternatif melintasi Jalan Soekarno yang relatif lebih lengang.

Namun, situasi berubah mencekam saat kendaraan memasuki area tikungan maut di Jalan Soekarno. Kondisi cuaca yang saat itu sedang diguyur hujan, diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi jalan dan kendaraan.

Diduga masalah teknis pada sistem pengereman muncul seketika setelah indikator ABS menyala. Andra menuturkan bahwa pedal rem menjadi keras dan sulit dikendalikan. Akibatnya, mobil sempat menghantam pembatas jalan di sekitar tikungan yang kerap terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  DPD RI Kuatkan Sistem Ketatanegaraan Bersama Mahasiswa

“Tadi itu pas masuk tikungan, hujan lebat. Tiba-tiba sensor ABS (Anti-lock Braking System) mobil menyala,” ungkap Andra saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Dalam situasi yang tidak terkendali tersebut, Andra melihat seorang pengendara sepeda motor melaju tepat di jalur depannya. Di hadapkan pada pilihan sulit dalam hitungan detik, Andra memilih untuk membanting setir ke arah kanan menuju parit daripada harus menabrak pemotor tersebut.

“Remnya keras, ngeblong bahasanya. Saya pikir daripada saya melindas orang (pemotor), saya banting kanan. Langsunglah nyebur. Karena posisi awalnya memang sudah nabrak pembatas jalan dulu,” jelas Andra menceritakan detik-detik kronolgi kejadian tersebut.

Mobil Mitsubishi Triton tersebut akhirnya terperosok dan nyungsep masuk ke dalam pengaringan yang cukup dalam. Beruntung, sistem kelistrikan pintu mobil atau mekanisme manual masih dapat berfungsi sesaat sebelum mobil menyentuh air.

Personel tim Rescue Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamat (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Agung Ramadan yang tiba di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa korban memiliki ketenangan yang cukup untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Rekrutmen CPNS-PPPK 2024, Begini Penjelasan Plt BKPSDM Kota Palangkaraya

“Kebetulan pas saat terjun ke bawah pengaringan, pintu mobil sempat dibuka oleh pengemudi. Jadi otomatis mereka tidak terkunci di dalam mobil tersebut,” terang Agung.

Andra dan anaknya, berhasil keluar dari kabin mobil dan naik ke daratan secara mandiri sebelum tim penyelamat tiba. Keduanya dipastikan dalam kondisi aman secara fisik, meski mengalami syok.

“Aman aja, tidak terlalu kebentur keras,” tambah Andra.

Menerima laporan dari layanan darurat Call Center 112, Tim Rescue segera meluncur ke lokasi kejadian yang berada di titik tikungan Jalan Soekarno tersebut. Mengingat posisi mobil yang berada di dalam parit yang curam dan berair, proses evakuasi tidak dapat dilakukan dengan derek biasa.

Agung Ramadan menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian daerah setempat untuk bantuan alat berat.

“Kita kolaborasi bersama Tim Sabhara Polda Kalteng. Pengangkatan badan mobil akan dilakukan menggunakan unit crane milik Sabhara Polda Kalteng,” pungkas Agung.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih dipersiapkan, sementara arus lalu lintas di sekitar Jalan Soekarno sempat melambat karena banyaknya warga yang penasaran melihat lokasi kejadian. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru