Sejumlah Kendaraan Mogok usai Isi Petalite di SPBU Paringin, Pengelola Mengaku Begini

PROKALTENG.CO-Jagat maya di Kabupaten Balangan mendadak heboh. Sejumlah warga mengeluhkan kendaraannya tiba-tiba mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 64.714.02 Paringin, Jumat (12/6/2026) sore. Usut punya usut, tenyata ada campuran air di dalam tangki BBM kendaraan mereka.

Salah satu korban, Abdillah menceritakan nasib apes yang menimpanya. Ia mengaku motornya mendadak mati mesin setelah melaju sekitar tiga kilometer dari SPBU tersebut.

Lantaran curiga, ia segera membawa motornya ke bengkel terdekat. Benar saja, saat diperiksa oleh mekanik, Pertalite di dalam tangki motornya ternyata bercampur air. Bahkan, insiden ini dikabarkan tak hanya menimpa kendaraan roda dua milik warga, sebuah mobil ambulans juga mogok usai mengisi Pertalite di SPBU yang sama.

Mengetahui hal tersebut, Abdillah langsung kembali ke SPBU untuk melayangkan komplain. Pihak SPBU merespons keluhan itu dan memberikan kompensasi. Namun, ganti rugi yang diberikan hanya sebatas pengembalian nominal uang sejumlah Pertalite yang diisi. Sementara, biaya jasa mekanik untuk menguras tangki motor terpaksa harus ditanggung sendiri oleh Abdillah.

Baca Juga :  Melalui Skema Opsen, Capaian Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Palangka Raya 96 Persen

Dikonfirmasi terkait insiden ini, manajemen SPBU 64.714.02 Paringin akhirnya buka suara. Perwakilan SPBU, M Aulia secara terbuka membenarkan adanya insiden BBM bercampur air tersebut.

“Berdasarkan identifikasi awal kami, kemungkinan ini karena faktor hujan, sehingga terjadi rembesan air yang masuk,” terang Aulia.

PROKALTENG.CO-Jagat maya di Kabupaten Balangan mendadak heboh. Sejumlah warga mengeluhkan kendaraannya tiba-tiba mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 64.714.02 Paringin, Jumat (12/6/2026) sore. Usut punya usut, tenyata ada campuran air di dalam tangki BBM kendaraan mereka.

Salah satu korban, Abdillah menceritakan nasib apes yang menimpanya. Ia mengaku motornya mendadak mati mesin setelah melaju sekitar tiga kilometer dari SPBU tersebut.

Lantaran curiga, ia segera membawa motornya ke bengkel terdekat. Benar saja, saat diperiksa oleh mekanik, Pertalite di dalam tangki motornya ternyata bercampur air. Bahkan, insiden ini dikabarkan tak hanya menimpa kendaraan roda dua milik warga, sebuah mobil ambulans juga mogok usai mengisi Pertalite di SPBU yang sama.

Electronic money exchangers listing

Mengetahui hal tersebut, Abdillah langsung kembali ke SPBU untuk melayangkan komplain. Pihak SPBU merespons keluhan itu dan memberikan kompensasi. Namun, ganti rugi yang diberikan hanya sebatas pengembalian nominal uang sejumlah Pertalite yang diisi. Sementara, biaya jasa mekanik untuk menguras tangki motor terpaksa harus ditanggung sendiri oleh Abdillah.

Baca Juga :  Melalui Skema Opsen, Capaian Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Palangka Raya 96 Persen

Dikonfirmasi terkait insiden ini, manajemen SPBU 64.714.02 Paringin akhirnya buka suara. Perwakilan SPBU, M Aulia secara terbuka membenarkan adanya insiden BBM bercampur air tersebut.

“Berdasarkan identifikasi awal kami, kemungkinan ini karena faktor hujan, sehingga terjadi rembesan air yang masuk,” terang Aulia.

Terpopuler

Artikel Terbaru