Dua Anak Balita di Desa Gragata Tabalong Terbakar, Satu Meninggal Dunia

PROKALTENG.CO– Kebakaran dengan korban meninggal satu orang balita laki-laki berusia 3 tahun. Sementara, satu anak perempuan berusia 5 tahun mengalami luka bakar terjadi di Desa Garagata RT 08, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Rabu (9/9/2026) sore.

Kondisi kedua korban itu menyayat hati kedua orang tuanya, Dardi (33) dan Rahimah (27) yang juga pemilik rumah.

Saat kejadian, Dardi tidak di rumah. Sementara, Rahimah pergi membantu tetangga yang menggelar acara pernikahan. Sedangkan kedua anaknya ditinggal di rumah dalam kondisi tidur dan rumah dikunci.

Hasil identifikasi kepolisian, Rahimah mengaku sebelum meninggalkan rumah, dirinya tidak menyalakan api di dapur. Kebakaran diketahui terjadi saat kondisi listrik sedang padam.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo mengatakan menurut keterangan Umar Syarifuddin, kakek korban saat kebakaran sempat mencoba menyelamatkan kedua cucunya.

Baca Juga :  Mengapung dalam Kondisi Hangus, Begini Potret KM Barcelona V usai Terbakar

Kakek korban mencoba menyelamatkan melalui pintu belakang dengan cara mendobrak pintu. “Saksi berhasil menyelamatkan satu anak perempuan yang berada dalam ayunan didekat pintu belakang, namun tidak sempat menyelamatkan anak laki-laki dikarenakan sudah terbakar dalam kobaran api,” jelasnya.

Kedua korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Anak perempuan mengalami luka bakar pada bagian kaki dan anak laki-laki dalam keadaan telah meninggal dunia dengan kondisi hangus terbakar, dan tidak bisa dikenali.

Electronic money exchangers listing

Jajaran pemadam kebakaran berdatangan dalam peristiwa itu, namun naasnya korban meninggal dunia di tengah kejadian.

“Akibat kejadian tersebut, rumah korban mengalami kerusakan seratus persen dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta,” imbuhnya.(jpg)

PROKALTENG.CO– Kebakaran dengan korban meninggal satu orang balita laki-laki berusia 3 tahun. Sementara, satu anak perempuan berusia 5 tahun mengalami luka bakar terjadi di Desa Garagata RT 08, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Rabu (9/9/2026) sore.

Kondisi kedua korban itu menyayat hati kedua orang tuanya, Dardi (33) dan Rahimah (27) yang juga pemilik rumah.

Saat kejadian, Dardi tidak di rumah. Sementara, Rahimah pergi membantu tetangga yang menggelar acara pernikahan. Sedangkan kedua anaknya ditinggal di rumah dalam kondisi tidur dan rumah dikunci.

Electronic money exchangers listing

Hasil identifikasi kepolisian, Rahimah mengaku sebelum meninggalkan rumah, dirinya tidak menyalakan api di dapur. Kebakaran diketahui terjadi saat kondisi listrik sedang padam.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo mengatakan menurut keterangan Umar Syarifuddin, kakek korban saat kebakaran sempat mencoba menyelamatkan kedua cucunya.

Baca Juga :  Mengapung dalam Kondisi Hangus, Begini Potret KM Barcelona V usai Terbakar

Kakek korban mencoba menyelamatkan melalui pintu belakang dengan cara mendobrak pintu. “Saksi berhasil menyelamatkan satu anak perempuan yang berada dalam ayunan didekat pintu belakang, namun tidak sempat menyelamatkan anak laki-laki dikarenakan sudah terbakar dalam kobaran api,” jelasnya.

Kedua korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Anak perempuan mengalami luka bakar pada bagian kaki dan anak laki-laki dalam keadaan telah meninggal dunia dengan kondisi hangus terbakar, dan tidak bisa dikenali.

Jajaran pemadam kebakaran berdatangan dalam peristiwa itu, namun naasnya korban meninggal dunia di tengah kejadian.

“Akibat kejadian tersebut, rumah korban mengalami kerusakan seratus persen dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta,” imbuhnya.(jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru