33.2 C
Jakarta
Friday, August 29, 2025

Dilaporkan Hilang saat Menyadap Karet, Wanita 40 Tahun Ditemukan T*was Mengapung di Sungai

PROKALTENG.CO – Rabayah, seorang wanita berumur 40 tahun dilaporkan hilang di hutan Desa Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah saat menyadap karet, Rabu (20/8/2025) lalu. Enam hari pencarian, jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai, Kamis (28/8).

Sebelumnya korban hilang dan tidak kunjung kembali. Tim SAR Gabungan mengupayakan pencarian sejak hari Sabtu (23/8).

Pada hari keenam, tim SAR gabungan melakukan penyisiran  ke dalam hutan sesuai dengan rencana operasi yang telah dibuat. Tepat pukul 14:36 WIB masyarakat melaporkan melihat jasad yang mengapung di sungai dalam hutan. Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung memastikan kebenarannya.

“Mendapat info dari masyarakat, kami langsung menuju ke arah sungai, dan benar bahwa korban merupakan orang yang dicari,” ungkap Koordinator lapangan Basarnas, Heru.

Baca Juga :  Mencari Ikan di Sungai Katingan, Pensiunan PNS Diduga Hilang

“Korban ditemukan kurang lebih 4,3 km dari rumah dalam kondisi meningggal dunia dan langsung dievakuasi RS Tamiang Layang untuk dilakukan otopsi,” imbuhnya.

Sementara AA. Ketut Alit Supartana selaku Kepala Kantor SAR Palangka Raya mengapresiasi kerja keras Tim SAR Gabungan atas upaya pencarian hingga hari keenam ini, dengan ditemukannya korban.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Korban dapat ditemukan berkat kerja keras dan sinergi yang baik antar tim di lapangan dan juga masyarakat,” ucap Alit. (jef/hnd)

PROKALTENG.CO – Rabayah, seorang wanita berumur 40 tahun dilaporkan hilang di hutan Desa Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah saat menyadap karet, Rabu (20/8/2025) lalu. Enam hari pencarian, jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai, Kamis (28/8).

Sebelumnya korban hilang dan tidak kunjung kembali. Tim SAR Gabungan mengupayakan pencarian sejak hari Sabtu (23/8).

Pada hari keenam, tim SAR gabungan melakukan penyisiran  ke dalam hutan sesuai dengan rencana operasi yang telah dibuat. Tepat pukul 14:36 WIB masyarakat melaporkan melihat jasad yang mengapung di sungai dalam hutan. Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung memastikan kebenarannya.

“Mendapat info dari masyarakat, kami langsung menuju ke arah sungai, dan benar bahwa korban merupakan orang yang dicari,” ungkap Koordinator lapangan Basarnas, Heru.

Baca Juga :  Mencari Ikan di Sungai Katingan, Pensiunan PNS Diduga Hilang

“Korban ditemukan kurang lebih 4,3 km dari rumah dalam kondisi meningggal dunia dan langsung dievakuasi RS Tamiang Layang untuk dilakukan otopsi,” imbuhnya.

Sementara AA. Ketut Alit Supartana selaku Kepala Kantor SAR Palangka Raya mengapresiasi kerja keras Tim SAR Gabungan atas upaya pencarian hingga hari keenam ini, dengan ditemukannya korban.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Korban dapat ditemukan berkat kerja keras dan sinergi yang baik antar tim di lapangan dan juga masyarakat,” ucap Alit. (jef/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru