KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – Dua warga Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas, dilaporkan hilang setelah tertimbun longsor yang terjadi di lereng Bukit Darajoi, Rabu (22/1).
Dilansir dari Kalteng Pos, Sabtu (25/1), kedua korban, Bapa Yesi dan iparnya, diduga tertimbun saat mereka sedang beristirahat dan tidur di dalam pondok.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari diduga menjadi penyebab longsor.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa longsor terjadi di tengah hujan lebat.
Material tanah dari lereng bukit bergeser dan menimbun pondok tempat kedua korban berada.
Keluarga korban yang mengetahui kejadian ini langsung melaporkannya ke Polsek Kahayan Hulu Utara (Kahut).
Tim kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, melalui Kapolsek Kahut Ipda Muklisin, membenarkan kejadian tersebut.
“Mereka diperkirakan sedang tidur di dalam pondok ketika longsor terjadi akibat hujan deras. Hingga saat ini, kami bersama BPBD masih berupaya mencari korban di lokasi kejadian,” ungkap Ipda Muklisin, Jumat (24/1).
Ipda Muklisin menegaskan bahwa musibah ini murni akibat faktor alam. Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan struktur tanah di lereng bukit menjadi labil dan mudah longsor.
“Lokasi pondok mereka berada di lereng bukit yang rawan longsor, sehingga ikut tergeser. Kejadian ini tidak ada kaitannya dengan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI),” tegasnya.
Tim penyelamat terus melakukan pencarian meskipun medan yang sulit dan kondisi cuaca menjadi tantangan. Hingga kini, keberadaan kedua korban masih belum ditemukan. (nya/ala/kpg)