Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bengkulu. Operasi senyap tersebut salah satunya mengamankan Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari.
“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (10/3).
Dalam OTT tersebut, tim penindakan KPK tidak hanya mengamankan Bupati Rejang Lebong, tapi juga pihak-pihak lainnya. Rencananya, Bupati Rejang Lebong bersama pihak-pihak yang diamankan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa pagi.
“Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satunya Bupati Rejang Lebong,” ucap Budi.
Terpisah, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, menduga Fikri Thobari bersama pihak-pihak yang diamankan diduga terlibat transaksi suap. Dalam operasi tersebut, tim satgas KPK mengamankan sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.
“Ada uang tunai yang diamankan,” tegas Fitroh.
Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci dugaan tindak pidana yang menjerat Fikri Thobari dan pihak lain yang turut diamankan. Termasuk mengenai jumlah uang tunai yang disita dalam operasi tersebut.(jpc)
Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Fikri Thobari dan pihak-pihak lainnya. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.


