31.7 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Kapal Pengangkut Pasir Tenggelam di Sungai Kapuas Satu Korban Ditemukan Meninggal

KAPUAS, PROKALTENG.CO – Sebuah kapal pengangkut pasir tenggelam di Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, pada Selasa (31/12/2024), setelah mesin kapal mengalami kerusakan. Di dalam kapal tersebut, terdapat tiga orang, dua di antaranya berhasil menyelamatkan diri. Namun, satu korban berinisial A (55) ditemukan meninggal dunia pada Kamis (2/1/2025), setelah mengapung sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, A.A. Ketut Alit Supartana, menjelaskan bahwa korban ditemukan pada hari ketiga pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

“Korban ditemukan mengapung sekitar 15 km dari lokasi kapal tenggelam,” ujarnya.

Kronologi penemuan korban bermula ketika tim pencari mendapat laporan dari warga sekitar pada pukul 06.00 WIB mengenai penemuan benda yang mencurigakan di permukaan sungai, yang diduga merupakan tubuh manusia. Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi untuk memverifikasi laporan tersebut dan memastikan kebenarannya.

Baca Juga :  Polda Kalteng Amankan Dua Pelaku Penipuan Investasi Bodong

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan proses evakuasi langsung dilakukan menuju rumah duka,” tambah Ketut Alit Supartana.

Diketahui, arus sungai yang cukup kuat menyebabkan korban terbawa cukup jauh dari lokasi kejadian.

Pencarian ini melibatkan sejumlah unsur SAR, termasuk Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Ditpolair Polda Kalteng, Polsek Tamban Catur, Koramil 1011-01 Kapuas, BPBD Kabupaten Kapuas, serta masyarakat setempat yang turut membantu dalam proses pencarian dan evakuasi. (jef)

KAPUAS, PROKALTENG.CO – Sebuah kapal pengangkut pasir tenggelam di Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, pada Selasa (31/12/2024), setelah mesin kapal mengalami kerusakan. Di dalam kapal tersebut, terdapat tiga orang, dua di antaranya berhasil menyelamatkan diri. Namun, satu korban berinisial A (55) ditemukan meninggal dunia pada Kamis (2/1/2025), setelah mengapung sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, A.A. Ketut Alit Supartana, menjelaskan bahwa korban ditemukan pada hari ketiga pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

“Korban ditemukan mengapung sekitar 15 km dari lokasi kapal tenggelam,” ujarnya.

Kronologi penemuan korban bermula ketika tim pencari mendapat laporan dari warga sekitar pada pukul 06.00 WIB mengenai penemuan benda yang mencurigakan di permukaan sungai, yang diduga merupakan tubuh manusia. Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi untuk memverifikasi laporan tersebut dan memastikan kebenarannya.

Baca Juga :  Polda Kalteng Amankan Dua Pelaku Penipuan Investasi Bodong

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan proses evakuasi langsung dilakukan menuju rumah duka,” tambah Ketut Alit Supartana.

Diketahui, arus sungai yang cukup kuat menyebabkan korban terbawa cukup jauh dari lokasi kejadian.

Pencarian ini melibatkan sejumlah unsur SAR, termasuk Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Ditpolair Polda Kalteng, Polsek Tamban Catur, Koramil 1011-01 Kapuas, BPBD Kabupaten Kapuas, serta masyarakat setempat yang turut membantu dalam proses pencarian dan evakuasi. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru