24.2 C
Jakarta
Monday, April 7, 2025

Diduga Faktor Cemburu, Selebgram Cantik Ini Luka Lebam di Sekujur Tubuhnya Dianiaya Kekasihnya

Selebgram asal Sidoarjo, Safitri Anggraini Dewi diduga jadi korban kekerasan kekasihnya, MA, di Perum Kahuripan Nirwana Village, Desa Sumput, Sidoarjo, pada November.

Penganiayaan tersebut diduga dilakukan karena faktor cemburu. Dilansir dari Radar Sidoarjo (grup JPC/prokalteng.co), pada Rabu (20/12), Safitri yang memiliki akun Instagram @vitri.pradana, membenarkan kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya itu.

Dia mengaku menderita luka lebam di sekujur tubuh akibat pukulan yang dilakukan MA. Terduga pelaku yang merupakan kekasihnya itu berasal dari Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kekerasan tersebut bermula pada Kamis (9/11). Dia mendapati MA clubbing bersama perempuan lain. Mendapati hal tersebut, korban berniat membalas seperti yang dilakukan kekasihnya itu. ”Akhirnya saya balas, saya keluar dengan teman cowok,” ungkap Safitri.

Baca Juga :  Pabrik Miras di Kebun Sawit Beromset Ratusan Juta

Hal tersebut menimbulkan salah paham. Kekasih korban yang mengetahui hal tersebut emosi dan marah. Setelah clubbing di Malang, terduga pelaku langsung menuju ke Sidoarjo bertemu korban. Pelaku mendatangi rumah Safitri di Perum Kahuripan Nirwana.

”Dia menunggu di depan pos satpam cluster saya. Saya kaget kok ada dia, setelah saya masuk portal, terlihat dari spion mobil bahwa dia membuntuti saya dari belakang,” kata Safitri.

Sesampainya di depan rumah, mereka berdua terlibat adu mulut. ”Cekcok sampai di dalam rumah. Saya dipukul sampai babak belur, dicekik, kepala saya dipukul pakai handphone, telinga saya digigit sekencang-kencangnya sampai berdarah, anting sampai lepas juga bengkok, badan saya didorong dengan keras sampai terbentur lemari sama ranjang tidur,” jelas Safitri.

Baca Juga :  Tega! Cemburu, Ayah Bakar 2 Anaknya di Depan Istri

Tak sampai di situ, penganiayaan terus berlanjut hingga menyebabkan korban pingsan sampai dua kali. Walaupun mengetahui korban pingsan, pelaku tidak menolong. Pelaku justru langsung kembali ke Malang dengan membawa baju di lemari.

Setelah siuman, korban merasakan rasa sakit yang luar biasa akibat lebam di sekujur tubuh. Atas kejadian yang menimpanya, korban langsung melaporkan ke Polresta Sidoarjo untuk ditindaklanjuti. Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan atas adanya kejadian penganiayaan di Perum Kahuripan Nirwana, Sidoarjo. ”Masih penyelidikan,” ucap dia singkat.(jpc)

Selebgram asal Sidoarjo, Safitri Anggraini Dewi diduga jadi korban kekerasan kekasihnya, MA, di Perum Kahuripan Nirwana Village, Desa Sumput, Sidoarjo, pada November.

Penganiayaan tersebut diduga dilakukan karena faktor cemburu. Dilansir dari Radar Sidoarjo (grup JPC/prokalteng.co), pada Rabu (20/12), Safitri yang memiliki akun Instagram @vitri.pradana, membenarkan kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya itu.

Dia mengaku menderita luka lebam di sekujur tubuh akibat pukulan yang dilakukan MA. Terduga pelaku yang merupakan kekasihnya itu berasal dari Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kekerasan tersebut bermula pada Kamis (9/11). Dia mendapati MA clubbing bersama perempuan lain. Mendapati hal tersebut, korban berniat membalas seperti yang dilakukan kekasihnya itu. ”Akhirnya saya balas, saya keluar dengan teman cowok,” ungkap Safitri.

Baca Juga :  Pabrik Miras di Kebun Sawit Beromset Ratusan Juta

Hal tersebut menimbulkan salah paham. Kekasih korban yang mengetahui hal tersebut emosi dan marah. Setelah clubbing di Malang, terduga pelaku langsung menuju ke Sidoarjo bertemu korban. Pelaku mendatangi rumah Safitri di Perum Kahuripan Nirwana.

”Dia menunggu di depan pos satpam cluster saya. Saya kaget kok ada dia, setelah saya masuk portal, terlihat dari spion mobil bahwa dia membuntuti saya dari belakang,” kata Safitri.

Sesampainya di depan rumah, mereka berdua terlibat adu mulut. ”Cekcok sampai di dalam rumah. Saya dipukul sampai babak belur, dicekik, kepala saya dipukul pakai handphone, telinga saya digigit sekencang-kencangnya sampai berdarah, anting sampai lepas juga bengkok, badan saya didorong dengan keras sampai terbentur lemari sama ranjang tidur,” jelas Safitri.

Baca Juga :  Tega! Cemburu, Ayah Bakar 2 Anaknya di Depan Istri

Tak sampai di situ, penganiayaan terus berlanjut hingga menyebabkan korban pingsan sampai dua kali. Walaupun mengetahui korban pingsan, pelaku tidak menolong. Pelaku justru langsung kembali ke Malang dengan membawa baju di lemari.

Setelah siuman, korban merasakan rasa sakit yang luar biasa akibat lebam di sekujur tubuh. Atas kejadian yang menimpanya, korban langsung melaporkan ke Polresta Sidoarjo untuk ditindaklanjuti. Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan atas adanya kejadian penganiayaan di Perum Kahuripan Nirwana, Sidoarjo. ”Masih penyelidikan,” ucap dia singkat.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru